Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bencana banjir melanda Kabupaten Karawang dan Kota Bekasi, Jawa Barat, akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut pada Minggu (18/1). Dalam peristiwa ini, total 14.038 jiwa terdampak, sementara satu orang warga di Kota Bekasi dilaporkan meninggal dunia.
Di Kabupaten Karawang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Citarum dan Sungai Cibeet. Peristiwa bermula saat hujan deras menyebabkan air sungai melimpas dan masuk ke permukiman warga pada Minggu (18/1) sekitar pukul 09.00 WIB.
"Wilayah kecamatan yang terdampak meliputi Kecamatan Karawang Timur, Telukjambe Timur, Pangkalan, Telukjambe Barat, Karawang Barat, Jayakerta, Cilebar, Rawamerta, Rengasdengklok, Lemahabang, Cilamaya Wetan, dan Klari," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, Selasa (20/1).
Petugas mencatat sebanyak 4.304 kepala keluarga (KK) atau 13.841 jiwa terdampak. Dari jumlah tersebut, terdapat 374 balita, 86 bayi, dan 77 lanjut usia (lansia). Petugas di lapangan telah melakukan asesmen, mengevakuasi warga yang terjebak banjir, serta mendistribusikan bantuan logistik kepada warga terdampak.
Sebanyak 2.413 jiwa dilaporkan mengungsi. Rinciannya, 2.044 jiwa mengungsi di Kantor Kelurahan Tanjung Pura, Kecamatan Karawang Barat, 250 jiwa mengungsi di Desa Jarang Kugar, Kecamatan Telukjambe Barat, dan 119 jiwa mengungsi di Desa Purwadana, Kecamatan Telukjambe Timur.
Hingga Senin (19/1), banjir masih merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang dengan Tinggi Muka Air (TMA) bervariasi antara 10 hingga 200 sentimeter.
"BNPB terus berkoordinasi dengan BPBD dan unsur terkait untuk melakukan pemantauan, evakuasi warga terdampak, serta memastikan distribusi logistik dan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi berjalan dengan baik," ujarnya.
Sementara itu, hujan deras disertai angin kencang juga dilaporkan terjadi di Kota Bekasi pada Minggu (18/1). Kondisi tersebut memicu banjir dan pohon tumbang di beberapa titik wilayah Kota Bekasi.
"Dalam kejadian tersebut, satu orang warga dilaporkan meninggal dunia akibat terseret banjir. Selain itu, sebanyak 197 warga lainnya sempat mengungsi ke tempat yang lebih aman," ucapnya.
Petugas gabungan pun telah melakukan asesmen di lokasi terdampak, mengevakuasi sembilan warga yang terjebak banjir, serta menangani pohon tumbang.
Selain itu, pendistribusian bantuan logistik juga dilakukan di sejumlah titik banjir, termasuk distribusi air bersih di Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara. (H-2)
Banjir di Kabupaten Karawang, Jawa Barat semakin parah dan meluas mengakibatkan ribuan rumah terus terandam banjir yang kerap terjadi tiap tahun
Baznas melalui Baznas Tanggap Bencana (BTB) bergerak cepat melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir di sejumlah wilayah di Kota Tangerang dan Kabupaten Karawang.
BENCANA banjir di Kabupaten Karawang meluas secara signifikan.
Di Kabupaten Karawang dampak banjir cukup luas, yakni melanda 12 kecamatan dan 23 desa, dengan total 3.932 kepala keluarga terdampak.
Seorang warga yang terdampak banjir di Desa Karangligar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.
Dedi mengaku sudah bertemu dengan Menteri Pekerjaan Umum untuk melakukan percepatan pembangunan Bendungan Cibeet untuk mengatasi banjir di Bekasi.
WALI Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono meninjau langsung lokasi banjir yang merendam permukiman warga di Gang Mawar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (30/16).
DINAS Pertanian Kabupaten Bekasi mencatat 5.168 hektare (ha) areal persawahan di wilayah itu terdampak banjir yang terjadi sepekan terakhir hingga mengakibatkan ancaman gagal panen.
MENYUSUL potensi cuaca ekstrem dan banjir Bekasi yang berisiko mengganggu keamanan dan keselamatan warga sekolah, siswa ditetapkan untuk lakukan pembelajaran daring.
BENCANA hidrometeorologi kembali melanda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sebanyak 31 desa yang tersebar di 13 kecamatan dilaporkan terdampak banjir Bekasi dan tanah longsor.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved