Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA hidrometeorologi kembali melanda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sebanyak 31 desa yang tersebar di 13 kecamatan dilaporkan terdampak banjir Bekasi dan tanah longsor akibat cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir.
Dari total wilayah terdampak itu, 30 desa mengalami banjir, sedangkan satu desa dilanda longsor. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi Dodi Supriadi menyebutkan jumlah warga terdampak cukup signifikan.
Jumlah warga yang terdampak mencapai 21.260 kepala keluarga (KK), dengan sebaran wilayah terdampak di 31 desa pada 13 kecamatan
BPBD Kabupaten Bekasi bersama unsur terkait saat ini terus melakukan langkah-langkah penanganan darurat di lokasi terdampak. Upaya yang dilakukan meliputi pendataan warga, evakuasi korban, hingga penyaluran bantuan logistik.
BPBD mencatat wilayah dengan dampak cukup luas antara lain berada di Kecamatan Cabangbungin, Babelan, dan Muaragembong, dengan ketinggian air bervariasi mulai dari 20 sentimeter hingga lebih dari 1 m. Sementara longsor di Cikarang Selatan dilaporkan terjadi di satu titik dan masih dalam pemantauan petugas.
Sementara itu, jalan di kawasan Pengasinan Bojong Menteng Kelurahan Pengasinan Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi masih tergenang banjir hingga Jumat, siang.
Dari unggahan foto di akun X @TMCPoldaMetro, terlihat jajaran dari Satlantas Polres Bekasi Kota masih bertugas di jalanan membantu pengendara motor dan mobil melintasi genangan.
Genangan tersebut diperkirakan setinggi 20 centimeter atau setara dengan mata kaki orang dewasa. Genangan tersebut muncul akibat curah hujan yang cukup tinggi terjadi di Kota Bekasi sejak Kamis (22/1), siang.
BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat curah hujan di wilayah Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi masih tergolong tinggi dalam beberapa hari ke depan. (Ant/H-3)
LEMBAGA Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyatakan siap melindungi keluarga korban perampokan dan pembunuhan di Jatibening, Kota Bekasi, Jawa Barat.
POLRES Metro Bekasi membongkar sebuah rumah kontrakan yang dijadikan gudang penyimpanan 187.570 butir obat keras ilegal golongan G di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Program itu merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah strategis dalam upaya mengatasi persoalan sampah,
Polda Metro Jaya turun tangan dalam menangani kasus perampokan yang terjadi di Perumahan Prima Lingkar Asri, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (2/3).
Permintaan hunian kelas atas di kawasan Bekasi kian meningkat seiring ekspansi industri dan teknologi di wilayah penyangga Jakarta tersebut.
POLISI masih menyelidiki kasus dugaan perampokan disertai dengan pembunuhan pasangan suami istri (pasutri) pada sebuah rumah di Perumahan Prima Lingkar Asri, Kelurahan Jatibening, Bekasi
Kesiapan daerah dalam mendukung pemutakhiran data melalui penguatan peran operator desa dan dukungan sarana prasarana
PEMERINTAH Kabupaten Bekasi mengalokasikan anggaran senilai Rp176 miliar untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) ASN dan PPPK menjelang Lebaran 2026.
Pertumbuhan infrastruktur yang pesat, ditambah dengan ekspansi kawasan industri, semakin mempertegas prospek Cibarusah sebagai pusat investasi yang menjanjikan.
Percepatan persiapan ini dilakukan mengingat masa jabatan kepala desa di 154 desa di wilayah Kabupaten Bekasi akan berakhir pada 28 September 2026.
Persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur.
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) mengalokasikan anggaran sebesar Rp40 miliar untuk rehabilitasi menyeluruh Stadion Wibawamukti, Kabupaten Bekasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved