Headline

Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.

Polda Metro Jaya Turun Tangan Selidiki Kasus Perampokan Maut di Bekasi

Anton Kustedja
03/3/2026 20:00
Polda Metro Jaya Turun Tangan Selidiki Kasus Perampokan Maut di Bekasi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.(Dok. Antara)

SUBDIT Resmob (Reserse Mobile) dan Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun tangan dalam menangani kasus perampokan yang terjadi di Perumahan Prima Lingkar Asri, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (2/3).

"Benar, saat ini Polres Metro Bekasi Kota bersama Subdit Jatanras dan Subdit Resmob Polda Metro Jaya tengah melaksanakan penyelidikan terkait kasus tersebut," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (3/3).

Namun, Budi belum bisa menjelaskan terkait motif peristiwa tersebut karena saat ini masih dilakukan pendalaman. "Fokus utama tim saat ini adalah mengumpulkan fakta, mengungkap pelaku, dan melakukan penangkapan," ungkapnya.

Polisi masih menyelidiki kasus dugaan perampokan pada sebuah rumah di Perumahan Prima Lingkar Asri, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Senin dini hari.

"Untuk pelakunya masih dalam penyelidikan, termasuk jumlah (pelaku)," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Komsaris Andi Muhammad Iqbal, Senin.

Andi menjelaskan kronologi kasus perampokan itu berawal adanya laporan anak korban terkait perampokan di tempat kejadian perkara (TKP).

"Jadi yang temukan terlebih dahulu itu adalah anak perempuannya yang tinggal di situ. Jadi, bertiga mereka tinggal," katanya.

Andi menambahkan, anak korban yang biasa dibangunkan oleh ibunya untuk persiapan makan sahur tiba-tiba tidak dibangunkan hingga alarm berbunyi pukul 04.00 WIB.

"Kemudian anak korban akhirnya turun untuk sahur, tapi dia kaget karena rumahnya masih gelap dan tidak ada jawaban saat dirinya memanggil orangtuanya," katanya.

Melihat situasi tersebut, korban berusaha membuka pintu kamar orangtuanya, namun gagal karena diduga sudah dirusak. Kemudian, anaknya memanggil keluarga lainnya dan berhasil menuju ke TKP dan membuka paksa jendela kamar.

"Saat itulah kedua korban ditemukan dalam kondisi tergeletak, ayahnya berinisial EU, 65, ditemukan tewas dan istrinya P, 60, dalam kondisi kritis," kata Andi. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya