Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSI perampokan disertai pembakaran terjadi di Toko Emas Logam Mulia, Jalan Somba Opu, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (12/2) siang. Seorang perempuan lanjut usia nekat melancarkan aksinya seorang diri dengan modus berpura-pura menjadi pembeli. Pelaku perampokan toko emas berusia sekitar 50 tahun itu datang ke toko sekitar pukul 12.30 WITA dengan membawa tas kertas.
Ia masuk, memilih-milih perhiasan, dan sempat melakukan tawar-menawar layaknya pembeli pada umumnya. Namun tas yang dibawanya bukan berisi uang, melainkan botol mineral berisi pertalite yang disulap menjadi bom molotov.
"Saya kira pembeli biasa. Tiba-tiba dia lari keluar, terus toko langsung menyala. Tidak ada suara ledakan," ujar Awal, 36, saksi mata yang mengalami luka bakar di kaki saat memadamkan api.
Api cepat menjalar di lantai toko yang saat itu sedang ramai pengunjung. Kepanikan tak terhindarkan. Firman, 42, saksi lain yang tengah memesan makanan di seberang jalan, langsung bergegas membantu.
"Saya lihat api sudah besar. Pakai baju saya tutup api biar tidak membesar. Saya tendang botolnya dulu," katanya.
Usai melemparkan bom molotov, pelaku mencoba melarikan diri ke arah belakang toko. Namun warga yang melihat langsung mengejar dan berhasil menangkapnya.
Pelaku upaya perampokan toko emas itu sempat diamankan di dalam toko selama sekitar satu jam sebelum akhirnya dijemput petugas kepolisian.
Kapolsek Ujung Pandang, AKP Asep Wijaya, membenarkan peristiwa tersebut. Namun ia belum merinci kronologi lengkap kejadian.
"Untuk kronologi lengkapnya sama tim Jatanras, sudah ditangani Jatanras," kata Asep saat dihubungi.
Dari foto yang beredar di lokasi, pelaku mengenakan baju krem motif bunga-bunga. Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap terduga pelaku di Mapolrestabes Makassar. (H-3)
Ratusan jemaah Tarekat Naqsyabandiyah memadati lokasi tersebut untuk menunaikan salat Ied atau salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah
Pelindo Regional 4 Makassar mencatat lonjakan arus mudik Lebaran 2026 sejak H-15 hingga H-5. Data terbaru menunjukkan total 308.473 pemudik telah melakukan perjalanan melalui 20 cabang
DINAS Kesehatan Sulawesi Selatan mencatat adanya ancaman serius penyebaran penyakit campak di Kota Makassar sepanjang tahun 2026. Sebanyak 187 kasus suspek dilaporkan.
Sebanyak 200 warga peserta mudik gratis akan diberangkatkan Minggu (15/3) dari Pelabuhan Makassar menuju Surabaya, menggunakan KM Labobar.
Komoditas seperti bawang merah dan bawang putih tercatat naik di kisaran 5 hingga 10 persen, harga cabai merah dan cabai besar juga naik.
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan hari ini, 6 Maret 2026. Makassar dan sekitarnya berpotensi hujan lebat hingga 13:10 WITA.
Pihak dari pemerintah atau yang merasa diri bagian dan penguasa? Itulah yang harus diungkap oleh jajaran pemerintahan Prabowo Subianto. Mampukah mereka?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved