Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
PERMINTAAN hunian kelas atas di kawasan Bekasi kian meningkat seiring ekspansi industri dan teknologi di wilayah penyangga Jakarta tersebut. Pengembang properti melihat peluang dari kalangan profesional dan ekspatriat yang membutuhkan tempat tinggal dekat kawasan industri seperti Cikarang dan Karawang.
Executive Director Summarecon Bekasi, Magdalena Juliati, menyebut proyek Soultan Island dirancang menyasar segmen menengah atas, terutama pengusaha dan tenaga asing yang bekerja di sektor industri dan teknologi.
"Soultan Island dirancang untuk memenuhi kebutuhan hunian para pengusaha yang membutuhkan tempat tinggal eksklusif. Kami melihat permintaan tinggi dari ekspatriat, terutama yang bekerja di sektor industri dan teknologi. Sebagian besar ekspatriat yang tertarik berasal dari Jepang, Korea, dan Eropa," jelas Magdalena, Selasa (3/3).
Lokasi yang relatif dekat dengan kawasan industri dan pusat bisnis baru menjadi daya tarik utama. Kebutuhan hunian yang nyaman dan strategis dinilai semakin relevan bagi pekerja asing yang tidak ingin bergantung pada Jakarta sebagai pusat domisili.
Meski demikian, pasar ini bukan tanpa tantangan. Pengembang mengakui kerap menerima permintaan modifikasi desain dari calon pembeli, mulai dari perubahan tata ruang hingga penambahan fasilitas pribadi seperti kolam renang.
"Kami sering menerima permintaan khusus, seperti kolam renang atau perubahan desain rumah sesuai keinginan pembeli. Meskipun rumah belum sepenuhnya dibangun, kami berusaha untuk memenuhi permintaan tersebut, meskipun tantangan dalam hal waktu dan perencanaan cukup besar," ujarnya.
Selain soal desain, kendala perizinan juga menjadi faktor penghambat bagi sebagian ekspatriat yang ingin memiliki properti. Proses administratif yang melibatkan perusahaan tempat mereka bekerja membuat transaksi tidak selalu berjalan mulus.
"Beberapa ekspatriat terhalang masalah perizinan, yang memerlukan koordinasi dengan perusahaan tempat mereka bekerja. Meskipun demikian, kami tetap optimis pasar ekspatriat akan terus berkembang," lanjut Magdalena.
Sejauh ini, di Soultan Island sekitar 20 unit telah terjual, dengan target tambahan 30 unit pada tahun berjalan. Hingga akhir 2026, nilai penjualan ditargetkan mencapai sekitar Rp400 miliar.
Di luar proyek hunian, pengembang juga melakukan pembaruan infrastruktur kawasan Summarecon Bekasi untuk meningkatkan daya saing. Revitalisasi jalan utama dan boulevard, termasuk penggantian vegetasi dengan deretan pohon palem, dilakukan untuk membangun citra kawasan yang lebih modern.
"Kami melakukan revitalisasi pada jalan utama dan boulevard di sekitar kawasan ini, mempercantik wajah kota agar lebih modern dan nyaman untuk dihuni. Salah satu yang paling terlihat adalah perubahan pada boulevard yang kini dipenuhi dengan pohon palem, menggantikan pohon-pohon lama untuk memberikan kesan yang lebih segar dan rapi," ujar Magdalena.
Pembangunan jalan dan flyover juga tengah berlangsung untuk memperbaiki konektivitas, meski pengerjaan disebut terkendala faktor cuaca.
"Kami juga sedang meremajakan jalan-jalan utama dan pembangunan flyover yang akan semakin mempermudah akses transportasi dari dan menuju kawasan SUmmarecon Bekasi. Meskipun cuaca sering menghambat proses ini, kami menargetkan bahwa semua proyek revitalisasi ini akan selesai pada pertengahan tahun 2026," tambahnya. (Z-10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved