Headline

Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.

Dedi Mulyadi Sebut Banjir Karawang karena Tanggul Sungai Jebol

Bayu Anggoro
26/2/2026 16:34
Dedi Mulyadi Sebut Banjir Karawang karena Tanggul Sungai Jebol
GUBERNUR Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menilai banjir yang kerap melanda Kabupaten Karawang dipicu jebolnya tanggul-tanggul di sepanjang aliran sungai.(MI/Bayu Anggoro)

GUBERNUR Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menilai banjir yang kerap melanda Kabupaten Karawang dipicu jebolnya tanggul-tanggul di sepanjang aliran sungai. Ia meminta pihak terkait segera melakukan perbaikan agar bencana serupa tidak terus berulang.

"Banjir di Karawang, problem utamanya sungai sungainya tanggulnya jebol," kata Dedi di hadapan para bupati dan wali kota se-Jawa Barat, Kamis (26/2), di Bandung.

Ia pun meminta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) segera menangani tanggul yang rusak karena wilayah tersebut berada dalam kewenangan lembaga tersebut.

"Semoga itu bisa segera ditangani, karena itu wilayah BBWS," katanya.

Dedi berharap pembangunan maupun perbaikan tanggul dilakukan dengan kualitas yang lebih baik sehingga mampu bertahan dalam jangka panjang. Menurut dia, masih ditemukan tanggul yang dibangun secara sementara dengan material sederhana.

"Saya lihat tanggul sementaranya ada yang dibuat dari bambu, pasir dikarungin," sesalnya.

Meski demikian, ia memahami kondisi tersebut kemungkinan dipengaruhi keterbatasan anggaran. "Mungkin pembiayaan yang belum turun," katanya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong percepatan perbaikan tanggul untuk meminimalkan risiko banjir di Karawang, terutama saat curah hujan tinggi. (BY/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya