Headline

Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.

KDM Kunjungi 12 Perempuan Asal Jabar Korban TPPO di Sikka

Sugeng Sumariyadi
24/2/2026 15:32
KDM Kunjungi 12 Perempuan Asal Jabar Korban TPPO di Sikka
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menjemput 12 perempuan asal Jabar yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (23/2/2026).(Dok. Polda Jabar )

GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) mengunjungi 12 perempuan asal Jawa Barat yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kedua belas korban saat ini berada di bawah perlindungan Suster Ika di sebuah pusat pembinaan dan perlindungan perempuan. Dalam kunjungannya, Dedi berdialog langsung dengan para korban yang berasal dari Kota Bandung, Kabupaten Cianjur, dan Kabupaten Purwakarta.

Para korban mengaku berangkat ke NTT setelah tergiur tawaran pekerjaan dengan gaji antara Rp10 juta hingga Rp11 juta per bulan. Namun, setibanya di lokasi, mereka justru menghadapi kondisi kerja yang tidak sesuai dengan perjanjian awal.

Sejumlah korban juga mengungkap adanya sistem potongan penghasilan yang memberatkan. Akibatnya, meski telah bekerja, mereka kerap mengalami saldo minus.

Dalam pertemuan tersebut, Dedi menyampaikan apresiasi kepada Suster Ika dan komunitas suster di Sikka yang telah memberikan perlindungan dan pembinaan bagi para korban asal Jawa Barat.

Ia menegaskan pentingnya pengawasan terhadap proses rekrutmen tenaga kerja agar masyarakat tidak mudah tertipu oleh iming-iming gaji besar di luar daerah.

Dalam suasana pertemuan yang berlangsung haru, Dedi juga menawarkan bantuan bagi para korban yang ingin kembali ke kampung halaman di Jawa Barat.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan pendampingan dan perlindungan kepada warga Jawa Barat yang mengalami persoalan di luar daerah.

Di sisi lain, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Hendra Rochmawan mengatakan penjemputan tersebut merupakan bentuk komitmen negara dalam melindungi warganya yang diduga menjadi korban eksploitasi.

“Direktorat PPA dan TPPO Polda Jabar mendampingi langsung Bapak Gubernur Jawa Barat dalam kegiatan penjemputan para pekerja hiburan di Sikka. Ini bagian dari upaya perlindungan dan pemulihan terhadap para korban,” ujar Hendra di Bandung, Senin (23/2/2026). (SG/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya