Headline

Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.

KDM Ingatkan Warga Jawa Barat Menjaga Keselamatan saat Mudik Lebaran

Sugeng Sumariyadi
17/3/2026 17:40
KDM Ingatkan Warga Jawa Barat Menjaga Keselamatan saat Mudik Lebaran
epala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Agus Suryonugroho (tengah) memberikan keteranga pers di Rest Area KM 57 A Tol Jakarta-Cikampek, Jawa Barat, Senin (16/3/2026).(Antara)

GUBERNUR Jawa Barat, Dedi Mulyadi, atau yang karib disapa KDM menyambut hangat keberangkatan masyarakat yang melakukan mudik Lebaran 2026.

KDM menyampaikan pesan penting kepada para pemudik untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan menuju kampung halaman.

“Yang sekarang lagi menuju mudik Lebaran, hati-hati di jalannya. Selamat sampai tujuan,” tegas Kang Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya kewaspadaan di jalan.

Selain keselamatan, Gubernur Dedi juga mengingatkan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa untuk tetap menjaga semangat. “Tetap semangat bekerja, jangan bermalas-malasan,” tambahnya.

Pesan ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pemudik di Jawa Barat agar perjalanan mudik berlangsung aman, nyaman, dan lancar, sekaligus menjaga kesehatan selama Ramadan.

Dalam pengelolaan arus mudik tahun ini, Polri menyiapkan berbagai skenario Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) yang bersifat dinamis dan diterapkan secara situasional berdasarkan kondisi lalu lintas di lapangan. Beberapa skema yang disiapkan di antaranya contraflow, one way lokal, hingga one way nasional.

Adapun berdasarkan hasil evaluasi dan koordinasi dengan berbagai pihak, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret. Namun, apabila parameter kepadatan telah terpenuhi lebih awal, skema rekayasa lalu lintas akan diberlakukan lebih cepat.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Agus Suryonugroho di Rest Area KM 57 A Tol Jakarta-Cikampek, Jawa Barat, Senin (16/3) malam. menjelaskan bahwa akan diterapkan skema one way tahap pertama dari KM 70 hingga KM 236. 

Skema ini diperluas dari tahun sebelumnya yang hanya diterapkan hingga KM 188. “Apabila masih terjadi kepadatan, skema tersebut akan langsung diperpanjang hingga KM 414,” katanya. (SG/Ant/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya