Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Banjir Bekasi Hari Ini 21 Februari 2026: 75 Titik Terendam, Cikarang Utara 1,7 Meter

Media Indonesia
21/2/2026 20:06
 Banjir Bekasi Hari Ini 21 Februari 2026: 75 Titik Terendam, Cikarang Utara 1,7 Meter
Ilustrasi(Dok BPBD Bekasi)

 

MEMASUKI hari kedua Ramadan 1447 Hijriah, Sabtu (21/2/2026), wilayah Bekasi dikepung banjir besar. Berdasarkan data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), genangan air kini meluas hingga merendam 75 titik di sejumlah kecamatan, dengan kondisi terparah di Cikarang Utara yang mencapai ketinggian 170 sentimeter.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis, mengonfirmasi lonjakan jumlah warga terdampak. "Tadi siang jumlah KK terdampak mencapai 17 ribu, namun hingga malam ini meluas hingga berdampak pada 19.408 Kepala Keluarga," ujarnya di Cikarang.

Daftar Titik Banjir Bekasi Terbaru

Banjir dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang terjadi sejak Kamis (19/2) malam, diperparah dengan luapan Sungai Cikarang Bekasi Laut (CBL), Sungai Cileungsi, dan Sungai Kalijambe. Berikut adalah rincian wilayah terdampak signifikan:

Kecamatan Lokasi Terparah Tinggi Air (TMA)
Cikarang Utara Desa Tanjungsari, Karangraharja 50 - 170 cm
Tambun Utara Desa Srimukti, Wahana Srimukti 30 - 100 cm
Pondok Gede Perumahan Jatibening Permai 110 cm (Surut Bertahap)
Bekasi Timur Perumnas III Aren Jaya, Margahayu 50 - 80 cm
Babelan Desa Hurip Jaya, Kebalen 20 - 40 cm
Informasi Pengungsian: Sebanyak 376 jiwa telah dievakuasi ke posko darurat. Titik pengungsian utama berada di Kantor Kecamatan Tambun Utara, Mushola Jamiatul Khoir (Medan Satria), dan Desa Karangraharja.

Warga Jalani Puasa di Tengah Genangan

Banjir yang berulang ini membuat aktivitas ibadah Ramadan warga terganggu. Di Tambun Utara, sejumlah warga terpaksa menjalani sahur dan berbuka di lokasi pengungsian atau di lantai dua rumah mereka. "Baru pagi tadi air masuk ke rumah dari luapan CBL. Ya terpaksa mengungsi dulu, sahur seadanya," kata Wati (40), salah seorang warga terdampak.

Selain banjir, BPBD juga melaporkan adanya kejadian angin puting beliung di Desa Srimukti dan tanah longsor di Kelurahan Kebalen serta Desa Karangsatria. Petugas gabungan dari TNI-Polri, Tagana, dan relawan masih bersiaga di lokasi untuk mendistribusikan bantuan logistik dan evakuasi mandiri.

Peringatan Dini BMKG

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Bekasi untuk tetap waspada. Peringatan dini cuaca ekstrem menunjukkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat masih akan membayangi wilayah Jabodetabek hingga 25 Februari 2026.

Pemerintah Kota dan Kabupaten Bekasi saat ini tengah memprioritaskan normalisasi drainase dan pengaktifan pompa air di titik-titik krusial guna mempercepat penurunan debit air di pemukiman warga.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya