Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Jembatan Roboh di Cibadak Sukabumi, Mobilitas Warga dan Pelajar Terhambat

Benny Bastiandy
21/1/2026 19:58
Jembatan Roboh di Cibadak Sukabumi, Mobilitas Warga dan Pelajar Terhambat
Petugas BPBD Kabupaten Sukabumi menunjukkan jembatan yang roboh di Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak.(MI/BENNY BASTIANDY)

JEMBATAN Kampung Kamandoran RT 03/09, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, roboh akibat diterjang arus deras. Kondisi itu mengakibatkan terhambatnya mobilitas warga maupun pelajar di wilayah itu.

Manager Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengatakan robohnya jembatan dengan panjang 30 meter dan lebar 1 meter itu terjadi pada Senin (19/1) pukul 14.15 WIB. Kejadian itu dipicu curah hujan tinggi beberapa waktu terakhir.

"Jembatan yang roboh sementara waktu tak bisa dilalui," katanya, Rabu (21/1).

Dia menuturkan, jembatan di Kampung Kamandoran merupakan akses alternatif kedua bagi warga yang menuju wilayah Cibadak. Jembatan itu juga sering digunakan sebagai jalur aktivitas para pelajar pergi dan pulang sekolah.

"Akibat kejadian tersebut, aktivitas dan mobilitas warga terganggu, termasuk bagi pelajar yang biasa menggunakan jembatan sebagai jalur alternatif," terang dia.

Tak ada korban luka maupun jiwa pada peristiwa ini. Hanya diperlukan penanganan darurat agar jembatan bisa kembali dilintasi.

"Sudah kami koordinasikan dengan aparat pemerintah desa setempat, kecamatan, serta instansi terkait agar jembatan yang roboh bisa segera ditangani," ujar Daeng.

Pergerakan tanah

Di tempat terpisah, tingginya intensitas curah hujan juga mengakibatkan bencana pergerakan tanah di Kampung Seuseupan RT 01/05, Desa Bantarkalong, Kecamatan Warungkiara. Akibat kejadian itu, satu bangunan rumah warga roboh.

"Rumah yang roboh dihuni dua kepala keluarga atau empat jiwa. Tidak ada korban luka maupun jiwa pada peristiwa ini," tandas Daeng.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner