Headline

Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.

Jembatan Penghubung Karangsari–Kertamukti Roboh Diterjang Luapan Sungai Cisitu

Kristiadi
19/1/2026 08:23
Jembatan Penghubung Karangsari–Kertamukti Roboh Diterjang Luapan Sungai Cisitu
Petugas memantau Jembatan Cisitu yang roboh diterjang aliran Sungai Cicitu di Garut, Jawa Barat.(MI/Kristiadi)

JEMBATAN Cisitu yang menghubungkan Desa Karangsari dan Desa Kertamukti, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, roboh akibat luapan Sungai Cisitu setelah hujan deras beberapa hari terakhir. Peristiwa terjadi pada Sabtu (17/1) malam. Tidak ada korban jiwa, namun akses warga terputus.

Kapolsek Cikelet IPTU Aktas Komalsyah mengatakan, hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan debit Sungai Cisitu meningkat hingga merobohkan jembatan sepanjang 10 meter dan lebar 3 meter. Akibatnya, warga Kampung Palatar, Desa Karangsari, dan Kampung Cipare, Desa Kertamukti, terisolasi.

“Hujan deras membuat aliran Sungai Cisitu meluap dan merobohkan jembatan penghubung Kampung Palatar dan Kampung Cipare. Kondisi jembatan tidak bisa dilalui pejalan kaki maupun kendaraan,” kata Aktas, Minggu (18/1/2026).

Ia menambahkan, kejadian tersebut telah dilaporkan kepada pimpinan dan pemerintah daerah untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Aah Saeful Anwar menyatakan, jembatan Cisitu merupakan akses utama masyarakat sehingga robohnya jembatan sangat mengganggu aktivitas warga.

“Tidak ada korban jiwa, tetapi akses penghubung antar desa tidak bisa dilalui. Tim gabungan BPBD, TNI, Polri, Tagana, dan pemerintah Kecamatan Cikelet sedang melakukan upaya penanganan,” ujar Aah.

Menurut Aah, pemerintah daerah akan menyiapkan langkah perbaikan, termasuk pembangunan jembatan darurat agar mobilitas warga kembali berjalan. “Kami sudah melaporkan kepada pimpinan serta Dinas PUPR dan Dinas Perkim untuk segera mengambil tindakan. Kami juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan karena hujan diperkirakan berlangsung hingga Februari,” katanya. (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya