Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Bekasi meluncurkan aplikasi Layanan Satu Pintu, sebuah sistem digital terintegrasi yang menyatukan layanan perizinan dan non-perizinan dalam satu platform, Senin (12/1).
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menegaskan, peluncuran aplikasi ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat transformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bekasi.
Menurutnya, layanan perizinan memiliki peran strategis karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi, investasi, dan kepercayaan masyarakat. Selain itu, peluncuran aplikasi Layanan Satu Pintu ini selaras dengan upaya pencegahan korupsi melalui MCSP (Monitoring Controllinh, Surveilance For Prevention) KPK Area 6, khususnya pada sektor perizinan dan pelayanan publik.
"Pelayanan publik yang efektif, efisien, dan transparan merupakan indikator utama tata kelola pemerintahan yang baik. Layanan perizinan dan non-perizinan memiliki peran yang sangat strategis karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi dan investasi," ujar Plt Bupati saat peluncuran di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Kompleks Pemkab Cikarang Pusat.
Memasuki 2026, Asep menyampaikan komitmen Pemkab Bekasi untuk mendorong daerah menjadi salah satu destinasi investasi utama di Jawa Barat. Kunci utama bukan hanya pada letak geografis yang strategis, tetapi pada kemudahan berusaha melalui sistem pelayanan yang tepat dan akuntabel.
Ia menegaskan, pelayanan terpadu satu pintu kini tidak lagi sekadar pemusatan loket, melainkan telah berkembang menjadi sistem aplikasi satu pintu berbasis digital yang terintegrasi dan mudah diakses oleh masyarakat dan pelaku usaha.
"Saya instruksikan agar tidak ada lagi hambatan birokrasi yang bersifat manual. Masyarakat harus bisa mengajukan, memantau, dan mengetahui status perizinan secara mandiri, kapan saja dan di mana saja," ujarnya.
Plt Bupati juga menekankan pentingnya transparansi biaya dan waktu layanan guna memberikan kepastian hukum dan menghapus praktik pungutan liar. Dengan sistem ini, masyarakat tidak lagi bertemu langsung dengan dinas teknis dalam proses perizinan.
"Setiap jenis pelayanan harus punya durasi dan biaya yang jelas. Jadi tidak ada lagi yang bermain. Semua lewat aplikasi, semua tercatat," katanya.
Selain itu, integrasi antar-perangkat daerah harus benar-benar berjalan. Seluruh dinas teknis kini berada dalam satu sistem sehingga keterlambatan dapat langsung terdeteksi dan dievaluasi.
"Kalau ada yang lambat, kelihatan di sistem. Dinas teknis yang ngeyel nanti ketahuan. Kita mau bersih-bersih birokrasi," ujarnya.
Untuk memastikan pelayanan berjalan optimal, Pemkab Bekasi juga menyiapkan call center 24 jam. Asep bahkan menyatakan kesiapannya menerima laporan langsung apabila terdapat pelayanan yang bermasalah.
Memperkuat fungsi kontrol
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi Juanda Rahmat menjelaskan, aplikasi Layanan Satu Pintu dirancang untuk memudahkan proses bisnis birokrasi sekaligus memperkuat fungsi kontrol dalam sistem pelayanan perizinan dan non-perizinan.
"Seluruh proses perizinan sekarang terukur dan bisa dipantau. Di dalam sistem ada early warning, kalau sudah mendekati batas waktu, baik pemohon, kepala dinas, maupun pimpinan daerah akan mendapatkan pemberitahuan," jelas Juanda.
Ia menambahkan, terdapat lebih dari 16 jenis perizinan dengan rentang waktu penyelesaian yang berbeda-beda, mulai dari 7 hari, 14 hari, 28 hari, hingga 180 hari, tergantung jenis layanannya.
"Kalau berkas tidak lengkap, sistem otomatis mengembalikan ke akun pemohon dan proses berhenti di situ. Jadi sekarang jelas, sudah sampai mana izinnya dan apa kendalanya," pungkasnya.
Dalam penggerebekan tersebut, polisi menemukan formalin, boraks dan zat lainnya dalam jumlah besar.
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung melalui Satpol PP Kota Bandung terus melakukan pengawasan ketat terhadap kegiatan-kegiatan yang dilarang selama bulan suci Ramadan.
Melalui kolaborasi tiga program utama Kang Pisman, Buruan SAE, dan Dapur Dashat, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menghadirkan solusi terintegrasi dari hulu ke hilir.
Program ini mengajak para tamu untuk menikmati momen berbuka puasa bersama keluarga, sahabat, dan kolega dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Pergeseran ini diharapkan lebih memaksimalkan kinerja aparatur pemerintahan
Pada tahun kedua kini fokus utama adalah memperluas dampak pembangunan melalui tiga pilar kebijakan
Bencana itu juga menyebabkan 48 rumah mengalami rusak ringan, sedang dan berat.
Digitalisasi juga terus dikembangkan, antara lain melalui pemasangan dashboard pemantauan real-time di depo serta penerapan checksheet digital dalam proses pemeriksaan sarana.
Pencetakan SPPT merupakan kegiatan rutin tahunan yang nanti akan didistribusikan kepada para wajib pajak.
Pada Januari, cakupan UHC berada di angka 98,03%. Dalam waktu satu bulan, terjadi peningkatan lebih dari satu persen hingga menembus 99,11%
BPBD Kabupaten Majalengka mencatat mulai 1 Januari hingga 18 Februari 2026 telah terjadi 152 kejadian bencana di Kabupaten Majalengka.
Sejauh ini sudah ada 39 varietas lokal yang sudah didaftarkan ke PPVTPP Kementerian Pertanian.
Saat ini 4.320 pegawai telah diangkat menjadi P3K paruh waktu. Rinciannya yaitu 2.379 guru dan 1.941 orang tenaga kependidikan.
MAKAN bergizi gratis (MBG) di Kota Sukabumi, Jawa Barat, tetap berjalan selama Ramadan 1447 Hijriah.
Kejaksaan Tinggi Jawa Barat masih menunggu hasil penghitungan kerugian negara yang saat ini tengah diaudit BPKP.
MENYAMBUT bulan suci Ramadan, Keraton Kasepuhan kembali menggelar tradisi dlugdag. Tradisi ini sebagai momen menyambut gembira kehadiran bulan yang penuh berkah.
Upaya ini mencakup manajemen rekayasa lalu lintas (lalin), perbaikan penerangan jalan umum (PJU), hingga penataan sarana parkir bagi pengunjung.
Dunia usaha tidak bisa berjalan sendiri jika ingin tumbuh optimal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved