Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
DISTRIBUSI komoditas pertanian menjadi perhatian PT Pos Indonesia (Persero) dan PT Rumah Tani Nusantara. Kedua perusahaan sepakat
menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk mendukung distribusi komoditas pertanian ke berbagai wilayah di Indonesia.
"Kolaborasi ini menjadi langkah strategis Pos Indonesia dalam menjaga kelancaran rantai pasok pangan sekaligus mendukung pemberdayaan petani lokal, khususnya di wilayah terdampak bencana," ungkap Plt Direktur Utama PT Pos Indonesia, Haris, Rabu (7/1).
PKS ditandatangani EVP Enterprise Business Pos Indonesia Dino Ariyadi dan Direktur Utama Rumah Tani Bahtiar, di Bandung, Selasa (6/1). Kerja sama disaksikan Plt Direktur Utama PT Pos Indonesia Haris; Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN, Kemenko Perekonomian RI Ferry Irawan; Asdep Pengembangan BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik Yuli Sri Wilanti.
Turut hadir Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia Prasabri Pesti dan Direktur Human Capital PT Pos Indonesia Asih Kurniasari Komar.
Lebih jauh, Haris mengungkapkan kerja sama ini sejalan dengan mandat Pos Indonesia sebagai BUMN yang memiliki jaringan logistik terluas di Tanah Air. Distribusi pangan yang andal dan merata merupakan kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan nasional.
“Pos Indonesia siap mengambil peran strategis dalam memastikan distribusi komoditas pertanian berjalan lancar, tepat waktu, dan menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah yang saat ini masih mengalami keterbatasan akses pascabencana,” tambahnya.
Pos Indonesia, kata dia, memanfaatkan jaringan logistik nasional perusahaan untuk mendukung distribusi komoditas pertanian yang dikelola Rumah Tani Nusantara. Melalui kerja sama ini, Pos Indonesia berkomitmen meningkatkan keandalan dan efisiensi pengiriman komoditas pertanian, khususnya yang membutuhkan ketepatan waktu dan jangkauan luas.
“Pos Indonesia memiliki jaringan dan infrastruktur logistik yang menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Sinergi ini diharapkan dapat memberikan solusi distribusi yang efektif bagi komoditas pertanian sekaligus mendukung penguatan sektor agribusiness,” lanjut Haris.
Kebutuhan utama
PT Rumah Tani Nusantara sendiri merupakan perusahaan agribusiness yang membangun ekosistem pertanian terintegrasi dengan fokus pada pemberdayaan petani lokal. Upaya tersebut dilakukan melalui penyediaan permodalan, pendampingan teknis, serta pembukaan akses pasar yang terstruktur bagi hasil pertanian dari berbagai daerah.
Direktur Utama PT Rumah Tani Nusantara Bahtiar menyatakan, dukungan logistik yang andal menjadi kebutuhan utama dalam menjaga kualitas dan kelancaran distribusi komoditas pertanian segar. Oleh karena itu, Pos Indonesia dipilih sebagai mitra strategis dalam menghubungkan sentra produksi dengan pasar nasional.
“Kerja sama ini memungkinkan hasil pertanian petani lokal terdistribusi secara lebih luas dan terorganisir, baik ke pasar induk, buyer institusional, maupun jaringan distribusi modern,” tambahnya.
Dia mengungkapkan, sejak 2 Desember 2025, Rumah Tani Nusantara telah berkontribusi dalam penyerapan hasil panen petani di wilayah terdampak bencana. Capaiannya berupa lebih dari 200 ton cabai, 3,2 ton durian, dan 4 ton kopi, serta penyaluran bantuan beras sebanyak 46 ton kepada masyarakat terdampak. Sinergi dengan Pos Indonesia diyakini akan memperkuat capaian tersebut ke depan.
Dalam ruang lingkup kerja sama, Pos Indonesia akan menyediakan layanan jasa pengiriman komoditas pertanian milik Rumah Tani Nusantara. Layanan tersebut meliputi pikup kiriman dari gudang atau titik pengumpulan, pengiriman ke titik distribusi dan pasar tujuan di seluruh Indonesia, hingga layanan bongkar muat dan pelaporan status pengiriman.
Selain itu, perjanjian ini juga mengatur jaminan ganti rugi sesuai ketentuan yang berlaku serta aspek komersial, operasional, dan administratif pengiriman yang disepakati oleh kedua belah pihak.
Kerja sama ini turut mendukung pengembangan portofolio layanan business to business (B2B) Pos Indonesia, khususnya pada segmen agribusiness dan logistik komoditas pertanian yang memiliki potensi pertumbuhan besar.
Ke depan, kerja sama ini masih memiliki peluang untuk dikembangkan, antara lain dalam distribusi komoditas pertanian nasional, pengembangan layanan logistik agribusiness terintegrasi end-to-end, serta optimalisasi jaringan dan fasilitas logistik Pos Indonesia untuk mendukung skala distribusi Rumah Tani Nusantara.
Bencana Sumatera
Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN, Kemenko Perekonomian RI Ferry Irawan mengatakan, wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, dengan PDRB gabungan mencapai 7,82 persen terhadap PDB nasional pada 2024.
Namun, bencana alam yang melanda sejumlah wilayah tersebut telah berdampak pada produksi dan distribusi pangan, sehingga membutuhkan penguatan sistem logistik yang cepat dan adaptif.
“Peran BUMN logistik seperti PT Pos Indonesia menjadi sangat strategis, khususnya dalam mendukung distribusi dan menjaga keberlangsungan rantai pasok pangan sebagai bagian dari percepatan pemulihan ekonomi,” tambahnya.
Dalam konteks pemulihan ekonomi pascabencana, pemerintah juga mendorong percepatan pembukaan akses dan penguatan konektivitas. Namun, belum beroperasinya penyedia logistik swasta di sejumlah wilayah terdampak menjadikan peran BUMN logistik seperti Pos Indonesia semakin vital dalam menjaga kelangsungan distribusi pangan.
Selain mendukung distribusi komoditas pertanian, Pos Indonesia juga dinilai memiliki pengalaman dan kapasitas dalam menjalankan kebijakan stimulus pemerintah, termasuk penyaluran bantuan sosial dan dukungan logistik untuk benih serta pupuk ke wilayah terdampak bencana.
PEMERINTAH Kota Sukabumi, Jawa Barat, memiliki rumah singgah di Kelurahan Sukaraja Kecamatan Cicendo Kota Bandung untuk masyarakat yang tengah menjalani pengobatan.
Perpanjangan pencarian korban longsor Cisarua tersebut sejalan dengan status tanggap darurat bencana yang ditetapkan Pemkab Bandung Barat selama 14 hari.
Tasriah 75 tahun, penderita sakit stroke di kampung Dukuh Desa Mulyasari, Pamanukan Subang, harus seger dievakuasi karena ketinggian banjir makin naik.
Sebagian keluarga besarnya juga turut menjadi korban dalam peristiwa memilukan tersebut.
Umur tanaman padi yang terendam air berkisar 10 hingga 25 hari
Jumlah itu terdiri dari 942 mahasiswa Program Magister, 181 mahasiswa Program Doktor dan 896 mahasiswa Program Profesi.
Penambahan alokasi didasari pertimbangan karena Kabupaten Cianjur yang merupakan salah satu daerah lumbung pangan di Jawa Barat.
Sejak awal Januari 2026. Bentani Hotel and Residence Cirebon menghadirkan program promo 24 Hours Stay.
Pameran Pernikahan Tradisional Nusantara Heritage Wedding Bride 2026 digelar di Bandung Convention Center (BCC) pada 30 Januari hingga 1 Februari 2026.
Di lokasi tambang ilegal di Kabupaten Subang terlihat adanya kerusakan alam dibiarkan dan ruang hidup warga terancam. Sementara alat berat beroperasi seolah tanpa rasa takut,
Jumlah kecelakaan yang terbanyak, selalu melibatkan sepeda motor. Persentasenya bisa mencapai di atas 75% dari total kejadian kecelakan.
Kehadiran center terbaru ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat Kota Bandung akan pembelajaran Bahasa Inggris yang relevan, inovatif, dan berorientasi masa depan.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Sharing Happiness, Guruverse.id, dan ACF Eduhub sebagai mitra pelaksana.
Bank Mandiri melihat pameran ini sebagai sarana untuk memberikan literasi keuangan kepada pengunjung dan tenant yang ada
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor menerima dan mencatat laporan yang masuk ada 17 kejadian bencana selama dua hari tersebut.
Keterlibatan Polda Jabar dilakukan secara komprehensif mulai dari hulu hingga hilir.
Jumlah pelajar yang menjadi korban pada peristiwa itu mencapai 273 orang.
Pemkab Bekasi tengah memproses rancang bangun rinci atau detail engineering design (DED) turap baja di bantaran Sungai Citarum. Infrastruktur itu diharapkan bisa dibangun di 3 kecamatan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved