Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Siapkan SDM ke Pasar Global, Punya Skill Akademi Gandeng Dunia Industri

Sugeng Sumariyadi
28/12/2025 19:59
Siapkan SDM ke Pasar Global, Punya Skill Akademi Gandeng Dunia Industri
Punya Skill Akademi menggelar Global Career Outlook 2026 untuk mendorong lahirnya SDM Indonesia yang siap, adaptif, dan berdaya saing global(ISTIMEWA)

PERSAINGAN pasar kerja global semakin ketat. Menjawab tantangan itu, Punya Skill Akademi menggandeng dunia industri untuk memperkuat kesiapan sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

Upaya ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Global Career Outlook 2026 yang digelar di Merial Syariah Boutique Hotel, Bandung, Jawa Barat.

Kegiatan ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, akademisi, industri, perbankan, hingga lembaga pelatihan. Lebih dari 100 peserta hadir dalam forum ini, yang berasal dari Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), perbankan syariah, pelaku UMKM, wirausaha, serta alumni Punya Skill Akademi.

Forum ini menjadi ruang kolaborasi lintas sektor untuk menyiapkan SDM Indonesia yang siap bersaing di pasar kerja global.

Chairman Punya Skill Akademi, Abdul Rozzak Junaidi, mengatakan bahwa peluang kerja global bagi tenaga kerja Indonesia sebenarnya sangat besar, namun belum sepenuhnya dapat dimanfaatkan karena tantangan kesiapan SDM.

“Permintaan tenaga kerja Indonesia di luar negeri sangat tinggi, tetapi banyak yang belum terpenuhi. Artinya, yang perlu diperkuat adalah kesiapan SDM sejak dari proses pendidikan hingga pelatihan—baik soft skill maupun hard skill—bukan hanya sekadar mengejar penempatan,” ujarnya.

Berdasarkan data BP2MI 2025, permintaan tenaga kerja Indonesia di luar negeri mencapai sekitar 1,6–1,7 juta job order, sedangkan yang berhasil terpenuhi masih jauh di bawah angka tersebut.

Melalui Global Career Outlook 2026, Punya Skill Akademi menegaskan komitmennya untuk mendorong lahirnya SDM Indonesia yang siap, adaptif, dan berdaya saing global melalui kolaborasi lintas sektor.


Unggul dalam soft skill


Di kesempatan yang sama, Board of Direktur Dayalima Holding Company, Tony Hendra Gunawan, menyampaikan bahwa kebutuhan industri ke depan menuntut tenaga kerja yang tidak hanya unggul secara teknis.

“Industri tahun 2026 membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya kuat di hard skill, tetapi juga unggul dalam soft skill, seperti kesiapan berbahasa Inggris, mental kerja, serta pemahaman budaya kerja global. Kolaborasi dengan Punya Skill Akademi menjadi kunci untuk menjawab kebutuhan tersebut,” jelasnya.

Pandangan serupa juga disampaikan oleh Erga Grenaldi, Koordinator Penyelenggara Pelatihan Vokasi dan Peningkatan Produktivitas BBPVP Bandung, Kementerian Ketenagakerjaan RI.

“Kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk memastikan kesiapan tenaga kerja Indonesia agar mampu bersaing di pasar kerja global,” tegasnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Punya Skill Akademi secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Dayalima Abisatya, perusahaan pengembangan dan penyaluran tenaga kerja yang telah berpengalaman lebih dari 27 tahun.

Kerja sama ini difokuskan pada penyelarasan program pelatihan dengan kebutuhan industri global, khususnya dalam penguatan soft skill, kesiapan bahasa Inggris, mental kerja, serta pemahaman etika dan budaya kerja internasional.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner