Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Universitas Swadaya Gunung Jati Bantu UMKM di Cirebon Lebih Berdaya

Nurul Hidayah    
15/12/2025 13:17
Universitas Swadaya Gunung Jati Bantu UMKM di Cirebon Lebih Berdaya
Tim Program Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Swadaya Gunung Jati menyerahkan bantuan peralatan produksi untuk Siti Rini, pelaku UMKM di Cirebon.(MI/NURUL HIDAYAH)

UNIVERSITAS Swadaya Gunung Jati (UGJ) menegaskan diri sebagai kampus berdampak. Upayanya dilakukn melalui implementasi Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM) Ruang Lingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun 2025.

Program ini berkontribusi dalam memperkuat sektor ekonomi masyarakat, khususnya UMKM berbasis potensi daerah.

Pada program ini, UGJ menggandeng UMKM RN Dagang Kerupuk Rajungan yang dikelola Siti Rini di wilayah pesisir Cirebon. Kolaborasi tersebut bertujuan meningkatkan efisiensi, kualitas, dan daya saing produk kerupuk rajungan sebagai ikon kuliner pesisir melalui penerapan teknologi tepat guna (TTG) dan pendampingan berkelanjutan.

Sebagai bentuk dukungan konkret, tim pengabdian UGJ menghadirkan sejumlah peralatan produksi modern seperti pengering oven, mixer, mesin pemotong, dehidrator makanan, hand sealer, tembaga, kompor, hingga spinner. Kehadiran perangkat tersebut tidak hanya mempercepat proses produksi, tetapi juga memungkinkan penerapan standar higienitas serta peningkatan kapasitas produksi.

Ketua Tim Program Pengabdian kepada Masyarakat UGJ, Ingrid Multi Rezeki,  menjelaskan bahwa pelibatan perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat merupakan bagian penting dari tanggung jawab lembaga pendidikan.

“UGJ tidak sekedar melakukan pendidikan dan penelitian, namun juga memastikan keberadaan kampus memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tuturnya.

Dia mengungkapkan melalui teknologi yang tepat guna, diharapkan UMKM RN Dagang Kerupuk Rajungan semakin produktif, berkualitas, dan mampu memperluas pasar.

Lebih jauh, Ingrid juga menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kemdiktisaintek serta Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) UGJ atas dukungan dan pendanaan yang diberikan, sehingga program dapat berjalan optimal.


Pelatihan teknis


Sementara itu, Siti Rini sebagai pelaku UMKM, menyambut baik dukungan tersebut. Ia menilai program ini bukan hanya sebatas bantuan alat, melainkan bentuk nyata kehadiran perguruan tinggi dalam memperkuat pelaku usaha kecil.

Selain dukungan peralatan, UGJ juga memberikan pelatihan teknis produksi, pelatihan higienitas, peningkatan manajemen usaha, hingga strategi pengembangan pemasaran. Langkah tersebut menjadi wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi pada aspek pengabdian masyarakat yang menghadirkan solusi nyata, terukur, dan berdampak.

Program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan UMKM yang dapat direplikasi di daerah lain. UGJ menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan pelaku usaha lokal guna membangun ekonomi berbasis inovasi dan potensi masyarakat daerah.

Dengan inisiatif ini, UGJ kembali membuktikan dampaknya terhadap kampus yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, dan berkontribusi terhadap pembangunan nasional.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner