Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
TEMPAT Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Cikolotok, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, terancam ditutup permanen, menyusul sudah ada 2 kali peringatan dari Kementrian Lingkungan hidup yang hingga kini belum diindahkan Pemkab Purwakarta.
Di sisi lain, pembangunan infrastruktur di Purwakarta terus digenjot, dan diklaim sebagai indikator kemajuan daerah. Jalan, gedung, dan berbagai proyek fisik bermunculan.
Namun di balik masifnya pembangunan tersebut, pengelolaan lingkungan justru tertinggal jauh. Salah satu contoh paling nyata adalah buruknya tata kelola persampahan, yang hingga kini belum ditangani secara serius dan sistemik.
Di titik Tempat Penampungan Akhir, tumpukan sampah kerap dibiarkan menumpuk berhari-hari. Sementara Tempat Pembuangan Sementara (TPS) tidak memadai, armada pengangkut terbatas, dan pola pengelolaan masih bertumpu pada buang–angkut–timbun.
Lebih ironis lagi, TPA belum sepenuhnya dikelola dengan prinsip sanitary land fill yang layak. Praktik open dumping masih terjadi, menimbulkan bau, pencemaran tanah dan air, serta risiko kesehatan bagi warga sekitar.
Kondisi ini mencerminkan bahwa persoalan sampah tidak dipandang sebagai isu strategis, melainkan sekadar urusan teknis harian yang bisa ditunda.
"Persoalan sampah adalah cermin kegagalan tata kelola lingkungan. Ketika infrastruktur fisik diprioritaskan, tetapi sistem pengelolaan sampah dibiarkan stagnan, maka pembangunan menjadi tidak utuh." kata pengamat Kebijakan Publik Agus M Yasin, Selasa (16/12).
Menurut dia, tempat pembuangan sampah milik Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta sudah mendapat peringatan kedua dari Kementrian Lingkungan Hidup, namun belum ada upaya nyata dari Pemkab Purwakarta sehingga TPA Cikolotok terancam ditutup.
Kekurangan armada
Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta, Erlan Diansyah yang dikonfirmasi membenarkan jika Dinas Lingkungan Hidup mendapat Peringatan Kedua dari Kementrian Hidup.
"Memang kita sudah mendapat surat peringatan dan teguran dan sudah dua kali. Saat ini kami masih menunggu kebijakan pimpinan," ujarnya, Selasa (16/12).
Menurut dia, Dinas Lingkungan Hidup saat ini telah memberlakukan waktu pembatasan pembuangan sampah dari masyarakat mulai dari jam 19.00 hingga pukul 06.00. Hal ini ditempuh karena adanya keterbatasan armada dan alat berat di TPA yang masih kurang, sehingga truk pengangkut sampah harus antri saat membuang sampah di TPA.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved