Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Cegah Stunting, Balita dan Ibu Hamil di Bandung Barat Dapat Bantuan Telur

Depi Gunawan
16/12/2025 19:25
Cegah Stunting, Balita dan Ibu Hamil di Bandung Barat Dapat Bantuan Telur
Pemberian telur dari Pemerintah Kabupaten Bandung untuk balita dan ibu hamil guna mencegah stunting.(MI/DEPI GUNAWAN)

PEMERINTAH Kabupaten Bandung Barat berupaya mengentaskan stunting yang masih menjadi salah satu masalah yang harus dihadapi. Langkah yang dilakukan yakni melalui pemberian tambahan protein hewani berupa telur ayam kepada balita dan ibu hamil.

Salah satu kegiatan dilaksanakan di Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Selasa (16/12).

Dalam program ini, balita dan ibu hamil menerima bantuan telur serta makanan tambahan lainnya yang diberikan secara rutin selama 60 hari.

"Angka stunting di Bandung Barat masih cukup tinggi. Karena itu, hari ini kita membagikan telur kepada balita dan ibu hamil sebagai bagian dari gerakan percepatan penurunan stunting," kata Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail.

Selain pemberian makanan tambahan, dirinya juga mendorong dinas terkait untuk terus menggulirkan berbagai program pendukung lainnya.

"Mulai dari penguatan layanan kesehatan ibu dan anak, hingga memastikan seluruh ibu hamil dan balita memiliki jaminan kesehatan yang dapat digunakan di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun lanjutan," ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Bandung Barat Lia N Sukandar menyebutkan, pihaknya mengupayakan seluruh ibu hamil dan balita mempunyai jaminan kesehatan karena sudah menjalin kerja sama dengan tiga rumah sakit.

"Apabila ada anak balita stunting kita sama-sama menjaga supaya yang bersangkutan tidak sakit," ungkapnya.


Dua butir per hari

 

Dia menuturkan, pihaknya menyalurkan bantuan protein hewani berupa dua butir telur per hari selama 60 hari.

"Sepanjang 2025, sejak Mei hingga Desember, intervensi langsung berupa pemberian telur ayam dan PMT lokal telah menjangkau sebanyak 19.970 balita dan 7.379 ibu hamil," terang Lia.

Sementara untuk kegiatan yang dilaksanakan saat ini, bantuan disalurkan kepada sekitar 11 ribu balita dan lebih dari 6.000 ibu hamil di berbagai wilayah Bandung Barat.

Bandung Barat menjadi satu-satunya daerah di Jawa Barat yang telah membentuk Tim Emergency Medical Team (EMT) di tingkat dinas kesehatan.

"Tim ini telah diresmikan oleh Kementerian Kesehatan dan disiapkan untuk penanganan kegawatdaruratan dan kebencanaan," tuturnya.

Sebanyak empat tenaga kesehatan dari tim EMT Bandung Barat saat ini tengah mengikuti proses seleksi untuk ditugaskan ke Aceh Tamiang selama 14 hari oleh Kementerian Kesehatan.

"Kami berharap, melalui berbagai langkah ini, angka stunting dapat terus ditekan dan kualitas kesehatan ibu serta anak di Bandung Barat semakin meningkat," tambah Lia.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner