Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Walk For Free Palestine, Aksi Jalan Kemanusiaan Bandung-Jakarta Dimulai

Media Indonesia
13/11/2025 18:42
Walk For Free Palestine, Aksi Jalan Kemanusiaan Bandung-Jakarta Dimulai
Tujuh warga Bandung memulai aksi jalan kaki kemanusiaan ke Jakarta.(ISTIMEWA)

TEPAT pukul 05.00 WIB, tujuh warga Kota Bandung memulai aksi jalan kaki bertajuk “Walk For Free Palestine” dari halaman Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Bandung.

Aksi kemanusiaan ini akan menempuh jarak sekitar 160 kilometer menuju Kedutaan Besar Palestina di Jakarta. Jalan kaki dijadwalkan berakhir pada Sabtu, 15 November 2025.

Aksi ini merupakan bentuk solidaritas terhadap perjuangan rakyat Palestina. Ini sekaligus pengingat bahwa 15 November merupakan Hari Kemerdekaan Palestina, yang telah dideklarasikan sejak 1988, namun kerap terlupakan oleh masyarakat dunia.

“Kami berjalan bukan karena politik, tapi karena kemanusiaan. Ini langkah kecil, tapi penuh makna untuk perjuangan besar rakyat Palestina,” ujar Indra Kusumawardhana, pendiri Reborn Indonesia sekaligus inisiator Walk For Free Palestine.

Aksi tersebut diawali dengan pembacaan pernyataan sikap dan doa bersama di depan Gedung Merdeka, simbol sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Lokasi ini juga tempat berlangsungnya Konferensi Asia-Afrika 1955, yang dikenal sebagai tonggak solidaritas bagi bangsa-bangsa tertindas.

Tujuh peserta yang terlibat dalam perjalanan kemanusiaan ini adalah Ustaz Rosihan Fahmi, Indra Kusumawardhana (BaBa Sanglegenda), Acep Rajaoutbond, Fiorenza, Ozi, Wanggi, dan Tofan.

Setiap peserta memiliki latar belakang yang beragam namun dipersatukan oleh semangat kemanusiaan. Ustaz Rosihan Fahmi merupakan pimpinan Pondok Pesantren Manarul Huda, Buahbatu Bandung; Indra Kusumawardhana adalah pendiri Reborn Indonesia; Wanggi Hood dikenal sebagai aktivis lingkungan hidup; sementara Acep Rajaoutbond merupakan Chief Reborn Indonesia.

“Kami ingin mengingatkan bahwa Bandung pernah menjadi pusat inspirasi perdamaian dunia. Semangat itu harus terus hidup, termasuk untuk mendukung Palestina,” tambah Indra.

Selama perjalanan menuju Jakarta, rombongan akan membawa pesan perdamaian dan keadilan serta menyerukan solidaritas antarbangsa di tengah berbagai konflik global.

Setibanya di Kedutaan Besar Palestina, para peserta akan mengibarkan bendera Palestina dan Indonesia, meletakkan karangan bunga, serta melakukan audiensi dengan pihak Kedutaan sebagai simbol persahabatan antarbangsa dan dukungan moral terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Aksi ini juga mendapat dukungan dari berbagai komunitas lintas kultur, seperti komunitas motor Reborn Indonesia, komunitas musik Ujung Berung, dan Majelis Tattoo Indonesia, yang turut menyuarakan kepedulian mereka terhadap isu kemanusiaan global.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner