Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
WARGA binaan Lapas Kelas II B Cianjur, Jawa Barat, rawan terpapar penyakit, salah satunya scabies. Mereka pun diperiksa kesehatannya sekaligus diberikan obat secara gratis.
Kepala Lapas Kelas II B Cianjur, Eris Ramdani, mengatakan kesehatan warga binaan termasuk pegawai lapas menjadi prioritas. Kondisi kesehatan mereka harus diperhatikan secara maksimal.
"Sejauh ini kebutuhan obat yang cukup mendesak untuk scabies serta flu dan batuk," ujarnya di sela pengecekan kesehatan dan pengobatan gratis di Lapas Kelas II B Cianjur, Senin (21/7).
Kegiatan pengecekan kesehatan dan pengobatan bekerja sama dengan Pemkab Cianjur.
Eris mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang memberikan atensi terhadap kondisi kesehatan warga binaan termasuk para pegawai.
"Alhamdulillah, terima kasih Pak Bupati dan jajaran atas bantuan ini karena kami memiliki keterbatasan anggaran. Alhamdulillah, hari ini kami dapat bantuan dari Bupati berupa obat-obatan dan alat-alat kesehatan. Ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama bagi tenaga kesehatan," tuturnya.
Dia berharap kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan berkelanjutan, sehingga kondisi kesehatan warga binaan maupun para pegawai lapas bisa terus terpantau.
"Kami tenang juga melaksanakan tugas, karena penyakit itu tidak memandang warga binaan atau pegawai. Kalau pegawai sakit, kita juga was-was siapa yang nanti berjaga," tegasnya.
Eris menyebutkan, sejauh ini lapas memiliki layanan kesehatan mandiri. Hanya ketersediaan obat yang kadang kala tak mencukupi kebutuhan.
Saat ini Lapas Kelas II B Cianjur dihuni sebanyak 788 warga binaan. Hasil skrining masih berproses sehingga belum diketahui secara detil jenis penyakit warga binaan.
Wujudkan masyarakat sehat
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menjelaskan, giat pengobatan dan pengecekan kesehatan gratis merupakan upaya mewujudkan masyarakat Kabupaten Cianjur yang sehat. Termasuk warga binaan di lapas.
"Kami memberikan bantuan obat-obatan dan alat kesehatan," terangnya.
Warga binaan di lapas terindikasi rawan terpapar penyakit kulit, satu di antaranya scabies. Penyakit itu disebabkan kutu.
"Termasuk batuk dan pilek. Kemudian rematik, lalu tadi saat pemeriksaan ada yang gulanya tinggi, serta jamur. Insya Allah, obat-obatannya sudah kami sediakan," ujarnya.
Menurut Wahyu, menjaga kesehatan sebetulnya kembali ke diri masing-masing. Jika ingin sehat, maka segala sesuatunya harus bisa dijaga, baik dari asupan makanan, aktivitas, dan lainnya.
"Jadi, kita jaga kebersihan diri kita sendiri dulu. Jangan sampai abai dengan kondisi kesehatan," pungkasnya.
Pos Indonesia berkomitmen mendukung upaya pemerintah menyalurkan pangan dengan harga terjangkau kepada masyarakat.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar), menyiagakan petugas kesehatan dan ambulans untuk mengantisipasi dampak unjuk rasa yang tengah marak di Kota Bandung.
Petugas membubarkan massa dengan cara menembakkan gas air mata.
SMP Gagasceria, Kota Bandung, menggelar workshop untuk guru yang menghadirkan pakar pendidikan dari dalam negeri dan luar negeri.
Pusat kebugaran revolusioner dengan konsep fleksibel, kelas inovatif, dan stickfit pertama di Asia
Kesiapsiagaan itu dibutuhkan karena wilayah Kabupaten Bandung Barat menjadi kawasan paling rentan dan terdampak
Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 17.00 WIB.
Para pelaku mengaku mendapat upah Rp1 juta per orang untuk mengawal barang tersebut.
Massa melakukan aksi simpatik. Mereka menyuarakan keprihatinan atas kasus meningglany Affan Kurniawan
Saya memang tegas-tegasan. Tapi itu semua demi kebaikan Kabupaten Cianjur
Pantauan drone thermal pada Jumat (29/8) dini hari, terdeteksi pergerakan macan tutul mengarah ke area karantina.
Hujan yang turun sekitar pukul 14.30 WIB juga tidak menyurutkan semangat para pengunjuk rasa.
Pada 2024 lalu,belanja kacamata mencapai US $158,5 miliar dan diperkirakan meningkat menjadi US $173,9 pada tahun ini,
Potensi produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun ini selama periode Januari-Agustus meningkat dibanding tahun lalu
Aksi menyuarakan sejumlah tuntutan, di antaranya penghapusan outsourcing, tolak upah murah, stop PHK dan bentuk Satgas PHK.
Kehadiran Migrant Center ini sebagai upaya memberikan informasi kepada tenaga kerja yang hendak dikirim ke luar negeri
Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan oleh Politeknik Bandung, jika terjadi gempa bumi, Gedung Setda berpotensi mengalami kerusakan.
Program 3 juta rumah bukanlah hal mudah terlebih di saat kondisi perekonomian yang tidak menentu seperti saat ini
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved