Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBERADAAN Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berperan penting mengembangkan kualitas sumber daya manusia. Kehadiran LKP menjadi salah satu jalan pintas di tengah dinamisasi dunia pendidikan nonformal yang menyesuaikan kebutuhan masyarakat.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, mengatakan pemerintah tengah mengusung konsep transformasi pendidikan yang mendorong proses pengembangan, pembaruan, dan penyesuaian paradigma baru sesuai tuntutan zaman.
Konsep tersebut mengedepankan lembaga pendidikan lebih memberdayakan peserta didik dengan pengetahuan keterampilan, sikap, dan nilai untuk beradaptasi dengan tantangan global.
"Tak terkecuali dalam hal ini keberadaan LKP. Secara umum, LKP telah menjadi shortcut dalam dunia pendidikan," kata Ruhli pada kegiatan Expo dan Gebyar Kursus tingkat Kabupaten Cianjur di Gedung Assakinah, Rabu (16/7).
Dia menyebut, LKP memiliki berbagai keunggulan. Antara lain mampu mengembangkan minat dan bakat, mempersiapkan peserta didik ke jenjang yang lebih tinggi, mudah mendapatkan pekerjaan dan membangun jaringan tenaga profesional, serta mendapat skill yang baru.
"Para peserta didik LKP juga bisa memulai usaha secara mandiri, menghasilkan tenaga profesional, validasi keahlian, dan tentunya hemat biaya," ujarnya.
Expo dan Gebyar Kursus merupakan agenda rutin sebagai ajang apresiasi dan sosialisasi dengan tujuan memperkenalkan lembaga-lembaga kursus dan jenis pelatihan. Tahun ini, event tersebut bersamaan memeriahkan Hari Jadi Cianjur ke-348.
Ruhli berharap Expo dan Gebyar Kursus bisa menjadi wahana informasi dan promosi serta meningkatkan minat masyarakat terhadap pendidikan keterampilan melalui kursus dan pelatihan. Kegiatannya digelar selama dua hari pada 16-17 Juli 2025 dengan berbagai cara antara lain pameran serta berbagai kursus singkat gratis.
"Melalui momen ini kita ingin mengapresiasi dan memfasilitasi serta sosialisasi agar LKP bisa menginternalisasikan program-programnya kepada masyarakat," pungkasnya.
Kolaborasi budaya
Kepala Bidang PAUDNI Disdikpora Kabupaten Cianjur, Jajang Sutisna, menyebutkan tema yang diangkat pada event Expo dan Gebyar Kursus 2025 yaitu kolaborasi tiga budaya yakni Sunda, Jepang, dan Korea.
Usungan tema itu didasari pertimbangan jati diri kesundaaan yang dikolaborasikan dengan budaya luar, terutama Jepang dan Korea.
"Kalau budaya Sunda jelas itu merupakan jati diri kita. Nah, seperti kita ketahui tren akhir-akhir ini generasi kita juga menggandrungi Jepang dan Korea. Jepang itu jadi prioritas anak-anak muda kita magang ke luar negeri. Termasuk Korea dengan berbagai trennya.
Usungan konsep ini diharapkan bisa menjadi magnet bagi para pengunjung," terangnya.
Di Kabupaten Cianjur terdapat 114 LKP yang aktif. Namun, pada event itu hanya 36 LKP yang ikut serta karena keterbatasan tempat.
"Pada event ini ada LKP yang fokus pada sektor bahasa, tata rias atau make up, tata boga, menjahit, dan lainnya," sebutnya.
Pada kesempatan itu, Disdikpora juga menyiapkan stand atau tenda bagi para pelaku UMKM sebagai ajang promosi sekaligus santunan bagi 77 anak yatim.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved