Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
LONGSOR di tambang galian pasir kembali terjadi di Cirebon. Kali ini, sebanyak dua penggali tertimbun material longsor di eks galian C Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.
Longsor di Blok Rt 2 Rw 10 Kedung Jumbleng itu terjadi Rabu (18/6) sekitar pukul 07.30 WIB.
“Ada empat orang yang berada di lokasi saat kejadian,” tutur Mistari, seorang saksi mata yang juga warga sekitar.
Sebanyak dua orang selamat namun dua lainnya masih tertimbun material longsoran dari tebing yang ada di atas mereka. “Nama kedua korban Riyan dan Dani,” lanjutnya.
Dia menjelaskan selain dua orang yang diduga masih tertimbun material longsor, ada pula truk yang juga tertimbun. Kendaraan itu digunakan korban.
Mistari mengaku dirinya juga bekerja sebagai sopir truk yang mengangkut pasir di lokasi tersebut namun di titik yang berbeda. Setiap hari ia mengambil pasir dan batu di eks galian C Argasunya itu.
Sementara itu, Ketua RW 10, Asefudin, menjelaskan galian C dilakukan di lahan pribadi milik Tari, 50, yang juga warga setempat. Dua korban yang masih tertimbun sehari-harinya kerja bangunan.
"Tapi kalau kerja bangunan kosong, mereka kesini. Artinya kerja disini sambilan untuk menyambung hidup,” tambahnya.
Dia menjelaskan nama salah satu korban yang diduga masih tertimbun, Dani. Dia merupakan anak dari pemilik lahan, yaitu Tari.
Asefudin mengakui bahwa penggalian di Argasunya merupakan galian ilegal. “Saya pun sudah berkali-kali mengeluarkan imbauan untuk tidak melakukan aktivitas penggalian,” tuturnya.
Dua minggu lalu pihaknya sudah memasang imbauan, namun aktivitas galian tetap berlangsung dan akhirnya longsor hingga memakan korban. Kepemilikan lahan, yaitu lahan pribadi menjadi alasan penggalian tetap dilakukan.
Ilegal
Wali Kota Cirebon Effendi yang datang ke lokasi menyatakan aktivitas penambangan di eks galian C Argasunya merupakan kegiatan ilegal.
“Sebelumnya kami sudah memberikan perhatian khusus tentang aktivitas di area galian C. Pemerintah daerah bersama Forkopimda sudah melakukan peninjauan dan melarang aktivitas penambangan di sini karena sangat berbahaya,” tutur Edo, Rabu (18/6).
Larangan aktivitas penambangan bukan saja merupakan tindakan illegal, namun juga membahayakan keselamatan. Edo pun menyesalkan sekali pun sudah ada larangan, secara diam-diam masyarakat masih melakukan aktivitas penambangan.
Saat ini, lanjutnya, pihaknya tengah melakukan upaya evakuasi korban yang tertimbun. “Namun upaya evakuasi tetap memperhatikan kondisi tanah. Kami sedang menilai kondisi lokasi apakah memungkinkan menggunakan alat berat untuk evakuasi atau tidak, demi keselamatan tim penyelamat."
Ke depannya, Pemkot Cirebon akan menutup akses menuju lokasi galian untuk mencegah aktivitas yang membahayakan masyarakat.
Galian C di Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, itu sebenarnya sudah ditutup sejak 24 Februari 2005 lalu. penutupan dilakukan dengan memasang portal ke akses masuk menuju lokasi penggalian.
Pemerintah Kota Bandung berupaya menggeser status kawasan Kebun Binatang Bandung dari konservasi menjadi ruang terbuka hijau tanpa fondasi hukum.
Kota Baru Parahyangan dinilai berkomitmen dalam membangun kota mandiri, madani dan alami yang berkualitas serta berkelanjutan.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved