Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
SELURUH pelaku pembunuhan dan pemerkosaan terhadap Vina dan Mohammad Rizki Rudiana sudah ditangkap. Pelaku terakhir yang sempat buron selama 8 tahun, Pegi Setiawan alias Perong alias Robi Irawan, sudah ditangkap di Bandung, Selasa (21/5).
"PS atau Pegi adalah pelaku terakhir yang ditangkap. Tidak ada lagi buron atau DPO dalam kasus pembunuhan dan pemerkosaan yang terjadi di Cirebon ini," ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat Komisaris Besar Surawan, Minggu (26/5).
Terkait kabar bahwa ada 3 DPO yang masih diburu, dia menegaskan setelah melakukan pengecekan dan pemeriksaan secara mendalam ternyata hanya ada 1 nama yang buron, yakni PS atau Perong. Dua nama lain yang diungkapkan para saksi hanya asal sebut saja.
Baca juga : Polda Jawa Barat Buru 2 Buron Pembunuhan Vina Cirebon
Untuk pertama kalinya, PS atau Perong diperlihatkan pada konperensi pers yang digelar Minggu (26/5). Saat ini, dia dikenai pasal pembunuhan berencana dan pemerkosaan.
Kasus pembunuhan dan pemerkosaan terhadap Vina dan Eki terjadi pada Agustus 2016. Sebanyak 8 pelaku ditangkap, 7 di antaranya sudah divonis hukuman seumur hidup dan seorang divonis 8 tahun karena masih di bawah umur.
Pada awalnya dikabarkan 3 pelaku masih DPO. Kasus ini kembali mencuat setelah kisahnya difilmkan dengan judul Vina, Sebelum 7 Hari.
Baca juga : Dua Pelaku Pembunuhan Sadis terhadap Mahasiswi Dihadiahi Timah Panas
Polisi kembali bergerak. Penyidikan diambil alih Polda Jawa Barat. PS pun ditangkap, pekan ini.
Otak pelaku
Menurut Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Jules Abraham Abast dalam pemeriksaan penyidik maupun kesaksian di Pengadilan Negeri Cirebon, PS bertindak sebagai pelaku pembunuhan dan pemerkosaan. Dia menggunakan kayu, batu, dan senjata tajam saat beraksi membunuh dan memperkosa kedua korban.
Baca juga : Polisi Bakal Tes Kejiwaan Remaja Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Penajam Kaltim
"Para saksi juga menyatakan tersangka PS yang mengajak pelaku lain untuk menghabisi korban. Dia juga yang pertama melakukan penganiayaan dan memperkosa korban," tambahnya.
Setelah melakukan aksinya, PS alias Perong melarikan diri ke Bandung. Dia menemui ayah kandungnya dan tinggal bersama ayah dan ibu tirinya.
Selama 2016-2019, dia menyewa kamar kontrakan di daerah Katapang, Kabupaten Bandung. Kepada pemilik kontrakan, ayah kandungnya Saprudin memperkenalkannya sebagai keponanan. Namanya juga disamarkan sebagai Robi Irawan.
"Polda Jabar berkomitmen akan terus menuntaskan perkara ini secara profesional, bekerja sesuai prosedur dan menggunakan metode ilmiah. Jika masyarakat memiliki info masih adanya tersangka lain, mohon dapat diinformasikan ke penyidik Polda Jawa Barat, dengan barang buktinya," tandas Jules Abraham. (SG/Sugeng Sumariyadi)
Program ini mengajak para tamu untuk menikmati momen berbuka puasa bersama keluarga, sahabat, dan kolega dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Pergeseran ini diharapkan lebih memaksimalkan kinerja aparatur pemerintahan
Pada tahun kedua kini fokus utama adalah memperluas dampak pembangunan melalui tiga pilar kebijakan
Bencana itu juga menyebabkan 48 rumah mengalami rusak ringan, sedang dan berat.
Digitalisasi juga terus dikembangkan, antara lain melalui pemasangan dashboard pemantauan real-time di depo serta penerapan checksheet digital dalam proses pemeriksaan sarana.
Pencetakan SPPT merupakan kegiatan rutin tahunan yang nanti akan didistribusikan kepada para wajib pajak.
Pada Januari, cakupan UHC berada di angka 98,03%. Dalam waktu satu bulan, terjadi peningkatan lebih dari satu persen hingga menembus 99,11%
BPBD Kabupaten Majalengka mencatat mulai 1 Januari hingga 18 Februari 2026 telah terjadi 152 kejadian bencana di Kabupaten Majalengka.
Sejauh ini sudah ada 39 varietas lokal yang sudah didaftarkan ke PPVTPP Kementerian Pertanian.
Saat ini 4.320 pegawai telah diangkat menjadi P3K paruh waktu. Rinciannya yaitu 2.379 guru dan 1.941 orang tenaga kependidikan.
MAKAN bergizi gratis (MBG) di Kota Sukabumi, Jawa Barat, tetap berjalan selama Ramadan 1447 Hijriah.
Kejaksaan Tinggi Jawa Barat masih menunggu hasil penghitungan kerugian negara yang saat ini tengah diaudit BPKP.
MENYAMBUT bulan suci Ramadan, Keraton Kasepuhan kembali menggelar tradisi dlugdag. Tradisi ini sebagai momen menyambut gembira kehadiran bulan yang penuh berkah.
Upaya ini mencakup manajemen rekayasa lalu lintas (lalin), perbaikan penerangan jalan umum (PJU), hingga penataan sarana parkir bagi pengunjung.
Dunia usaha tidak bisa berjalan sendiri jika ingin tumbuh optimal.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya mendorong regenerasi petani yang menjadi perhatian nasional.
Buky sangat mengapresiasi dengan sistem pengolahan sampah di Pasar Induk Caringin yang bisa menghasilkan produk bermanfaat bagi masyarakat
Capaian ini ditandai dengan pertumbuhan penjualan tenaga listrik, peningkatan jumlah pelanggan, serta akselerasi pemanfaatan layanan digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved