Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SURAT Edaran (SE) yang dikeluarkan Penjabat Gubernur Jawa Barat (Jabar) Bey Machmudin, yang menghimbau agar study tour dilakukan hanya di wilayah Jabar, menimbulkan polemik. SE ini dikeluarkan pascakecelakaan maut bus Putera Fajar yang membawa rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok, di Ciater, Kabupaten Subang, Sabtu (11/5), yang merenggut 11 nyawa.
"Kami meminta SE yang dikeluarkan Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin dikaji kembali. Jika di dalam satu kejadian dibuat keputusan, berarti hanya mengambil satu sisi. Saya berharap bukan hanya kejadian kemarin, tetapi karena banyak faktor. Jangan sampai petinggi membuat kebijakan secara langsung," ungkap Kepala SMA BPI 1 Kota Bandung Kiki Aryani, Rabu (15/5).
Dalam SE tersebut diatur tiga hal. Pertama, Study tour hanya dilakukan di wilayah Jabar. Kedua bus yang digunakan mesti mendapatkan rekomendasi dari dishub dan terakhir sekolah harus memberikan surat pemberitahuan kepada dinas pendidikan wilayah masing-masing.
Baca juga : Uang Studi Tur Anak SMAN 21 Bandung Rp400 Juta Dibawa Kabur, Pelaku Pegawai Travel
Namun, Kiki sepakat dengan SE yang memperketat izin pelaksanaan study tour, karena memang harus diuji juga soal keamanan dan kelayakan travel yang akan disewa. Pihaknya juga merasakan ada pihak ketiga atau calo yang menjanjikan banyak hal.
"Sebelum marak menggunakan agen travel, SMA BPI 1 sudah mengelola sendiri kegiatan study tour, bahkan hingga ke pengecekan bus. Sering terjadi ketika menggunakan travel, biasanya biaya akan dibuat murah sehingga terkadang pihak sekolah tergiur tanpa memikirkan hal yang lain," jelasnya.
Kiki mengajak teman-teman kepala sekolah untuk belajar tentang manajemen risiko. Ketika sekolah membawa pihak ketiga atau vendor, sebaiknya dibicarakan dahulu dengan orangtua dan komite, sehingga bisa menjadi data kuat ketika ada yang protes terkait study tour.
Baca juga : Disdik DKI Perketat Aturan Kegiatan Perpisahan dan Study tour di Luar Lingkungan Sekolah
"Ketika mengadakan study tour, kami selalu melakukan pengawasan ketat. Misalnya saat ada kegiatan study tour, perpisahan dan karya wisata biasanya dikembalikan ke orangtua. Biasanya mengundang orangtua di tahun ajaran baru. Di situ komite berperan kooperatif, diminta pendapatnya dan menjelaskan kenapa sekolah mengadakan study tour sehingga tidak ada salah paham," bebernya.
Perencanaan study tour ini lanjut Kiki sudah disiapkan sejak Juli 2023 dan disosialisasikan kepada orangtua siswa sejak awal tahun ajaran.
"Kami berharap adanya SE Penjabat Gubernur Bey Machmudin ini, bukan langsung dilarang. Tetapi sekolah juga ikut peraturan yang telah disahkan petinggi dan tahun ini kan belum ada pelarangan," sambung Kiki.
Baca juga : Pemprov Jabar Minta Bupati dan Wali Kota Perketat Izin Study Tour
Senada, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaaan SMAN 3 Bandung Encep Ridwan mengapresiasi SE itu. "Saya apresiasi terhadap kebijakan tersebut, supaya lebih hati-hati kepada sekolah maupun pemangku kebijakan di satuan pendidikan dalam memilih travel maupun yang lainnya," ucapnya.
Namun SE itu, kata Ecep, perlu dianalisis, bukan kepentingan sesaat lebih ke kualitas dan pelayanan.
Sementara itu Koordinator Forum Orangtua Siswa (Fortusis) Jabar, Dwi Soebawanto, mengakui sudah banyak orangtua siswa yang setuju dengan diterbitkannya SE Penjabat Gubernur Jabar mengenai study tour. Study tour ini dinilai harus dihentikan, karena tidak ada kaitannya dengan proses belajar, melainkan wisata atau rekreasi.
Baca juga : Penjabat Gubernur Jabar Bey Machmudin Sampaikan Duka Atas Kecelakaan Bus Rombongan Pelajar SMK
"Fortusis menginginkan SE itu tidak hanya sekadar imbauan untuk dipatuhi saat ini saja, tapi tahun depan dan berikutnya. SE harus sampai ke sekolah-sekolah, agar dibentuk satuan tugas (satgas). Karena dalam SE itu tidak dicantumkan tembusan ke KCD (kepala cabang dinas), tapi hanya ke dinas saja," urainya.
Dwi berharap SE itu dipertegas sebagai perintah yang efektif tahun depan dan bukan sekadar imbauan. Ia menilai saat ini study tour sudah menjadi ajang bisnis. Semua terlibat, misal ada orangtua yang mencari uang dari itu atau guru yang mencari tambahan dari study tour.
"Selain itu kami ingin adanya audiensi dengan Dinas Pendidikan jika ternyata, masih marak adanya kegiatan study tour. Karena suratnya bukan ditujukan ke dinas Pendidikan, melainkan ke bupati/wali kota.Mudah-mudahan disdik jika kami datangi, mereka mampu membuat satgas untuk permasalahan ini," harapnya. (Z-3)
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved