Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Sukabumi menggelar Geopark Ciletuh Run 2024 di Pantai Palangpang, Desa Ciwaru
Kecamatan Ciemas, bekerja sama dengan Media Indonesia, Minggu (12/5). Ratusan pelari ikut serta pada event yang berlangsung meriah tersebut.
Geopark Ciletuh Run 2024 memperlombakan dua kategori yakni berjarak 5
kilometer dan 10 kilometer. Lomba diawali para pelari yang berjarak 10
kilometer, kemudian dilanjutkan 5 kilometer.
Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengatakan, Geopark Ciletuh Run 2024
merupakan simbol menggelorakan semangat pemerintah mempromosikan keindahan alam di kawasan taman bumi, sekaligus promosi pariwisata. Event itu merupakan momentum bagi pemerintah daerah terus konsisten mempromosikan pesona alam dan budaya Kabupaten Sukabumi agar semakin dikenal di mata dunia.
Baca juga : Generasi Muda Sukabumi Bentuk Geopark Youth Forum CPUGGp
"Kita meyakini, memperkenalkan geopark ini tidak mudah. Ini tentu jadi
suatu catatan. Padahal geopark ini telah diakui dunia," kata Marwan di sela kegiatan di Pantai Palangpang, Minggu (12/5).
Marwan menyebutkan selama ini masyarakat di Indonesia dinilainya kurang
mengetahui keberadaan Geopark Ciletuh. Justru sebaliknya, masyarakat asing yang lebih mengetahuinya.
"Padahal geopark di Sukabumi merupakan yang ketiga ditetapkan UNESCO di
Indonesia sebagai global geopark setelah yang di Bali dan Yogyakarta. Yang membedakan geopark di Sukabumi, jika di daerah lain, rata-rata vulkano, tapi di kita tektonik," sebut Marwan.
Baca juga : Media Indonesia-Pemkab Sukabumi bakal Gelar Geopark Ciletuh Run
Keindahan alam
Pada event Geopark Ciletuh Run 2024, para peserta disuguhi keindahan alam di sepanjang lintasan yang dilalui. Diharapkan ini bisa memberikan
pengalaman seru serta memberikan kesan kepada para peserta kelak mereka
kembali lagi serta ikut mempromosikannya.
Geopark Ciletuh Run 2024 merupakan series yang digelar di lima geopark di Indonesia. Kabupaten Sukabumi mengawali series itu sebelum digelar di Geopark Nasional Meratus, UNESCO Global Geopark Maros Pangkep, UGGP Rinjani Lombok, dan UGGP Belitong.
Baca juga : Ayep Zaki Satu-satunya Calon Usungan NasDem untuk Pilwali Sukabumi
"Anugerah yang diberikan Allah SWT kepada Kabupaten Sukabumi dengan sumber daya alam yang sangat luar biasa ini tentunya harus bisa menjadi potensi yang bisa menyejahterakan masyarakat," jelas bupati. .
Marwan meminta kepada para peserta geopark agar selalu menjaga lingkungan dan menghormati budaya serta tradisi yang ada supaya taman bumi Kabupaten Sukabumi bisa terus lestari. Begitu pun masyarakat senantiasa bisa melayani wisatawan dengan senang hati.
Selain terus mempromosikan pariwisata, Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga tengah konsen pengembangan geofood sebagai strategi inovatif UNESCO.
Baca juga : Kasus DBD di Kota Sukabumi mulai Melandai
"Saya ingin mengajak kepada semua untuk menjadikan acara ini sebagai
momentum agar lebih peduli terhadap pariwisata lokal," pungkasnya.
Ketua Badan Pengelola Geopark Ciletuh Palabuhanratu, Iyos Somantri,
bersyukur event Geopark Ciletuh Palabuhanratu berjalan dengan sukses dan lancar. Tujuan dari event itu bisa memasyarakatkan dan mempromosikan keindahan geopark.
"Kami dari badan pengelola tentunya sangat berbahagia dan berterima kasih kepada Media Indonesia yang telah bekerja sama. Insya Allah semua arahan dari pak bupati akan kami laksanakan sebagaimana mestinya dan seoptimal mungkin agar kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu lebih membumi lagi dan lebih masif lagi informasinya kepada masyarakat di Indonesia," pungkas Iyos yang juga Wakil Bupati Sukabumi.
SATUAN Narkoba Polres Tasikmalaya Kota berhasil menangkap lima tersangka pengedar sabu, tembakau gorila, obat terlarang melalui media sosial dengan Cash on Devilery (COD).
Capaian tersebut menempatkan Sumedang sebagai salah satu daerah strategis di Kawasan Rebana Metropolitan
Kegiatan ini mengintegrasikan Research & Community Service Expo (RESVEX) ke-7 dan College Life & University Expo (CLUE) ke-3 sebagai wadah diseminasi, apresiasi, dan promosi.
Robohnya jembatan dengan panjang 30 meter dan lebar 1 meter itu terjadi pada Senin (19/1) pukul 14.15 WIB. Kejadian itu dipicu curah hujan tinggi beberapa waktu terakhir.
Bangsawan merupakan layanan kesehatan hewan terpadu bagi masyarakat Kota Bandung, yang meliputi pemeriksaan kesehatan hewan dan vaksinasi rabies gratis
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan sembilan orang menjadi korban dalam aktivitas pertambangan di luar kawasan resmi di Kabupaten Bogor.
Relokasi ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bekasi menata pedagang kaki lima sekaligus mengurai kemacetan di wilayah sekitarnya.
Jajaran di Polsek harus selalu siaga 24 jam lantaran pada musim penghujan dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi.
Latihan kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi digelar SMPN 1 Lembang bekerja sama dengan Relawan Penanggulangan Bencana Lembang (RPBL).
Pemerintah Kota Bandung berupaya menggeser status kawasan Kebun Binatang Bandung dari konservasi menjadi ruang terbuka hijau tanpa fondasi hukum.
Kota Baru Parahyangan dinilai berkomitmen dalam membangun kota mandiri, madani dan alami yang berkualitas serta berkelanjutan.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved