Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
"Desember adalah bulan yang bullish bagi IHSG karena mendapatkan katalis positif dari aksi window dressing dan santa claus rally. Apalagi penguatan IHSG ini telah terjadi sejak 29 November."
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan kemarin ditutup melemah dan menembus level di bawah 6.000.
Hingga pukul 10.30 WIB, IHSG bergerak di zona hijau dan menguat di level 6.228,05. Angka tersebut naik 20,86 poin atau 0,34% dari penutupan sebelumnya 6.207,19
Kenaikan IHSG mampu mengesampingkan pelemahan pada bursa saham global pada malam sebelumnya dan pembukaan Asia di pagi tadi.
Pada pembukaan pukul 09.00 WIB, IHSG melanjutkan penguatan dengan naik tipis 13,22 poin atau 0,21% ke level 6.212,17 dibandingkan penutupan sehari sebelumnya di 6.204,41.
IHSG kembali pada level yang terjadi dua tahun lalu. Melemahnya IHSG secara signifi kan ke level 6.000,58 menimbulkan kecemasan pasar.
IHSG dibuka melemah ke level 6.015,67 atau turun 39,76 poin dari penutupan sebelumnya 6.055,43.
Hal itu dilihat dari kenaikan IHSG sebesar 0,3% pada posisi 6.308,950 dari 6.328,470 pada pekan sebelumnya.
Sejalan dengan itu, nilai tukar rupiah juga dibuka menguat di posisi 14.154 per dolar Amerika Serikat.
Dengan adanya sentimen dari perang dagang, IHSG diprediksi bergerak di level support 6.237/6.212/6.175 dan resistance 6.299/6.336/6.360.
Pelemahan tersebut masih dipengaruhi oleh ketidakpastian perang dagang antara AS dan Tiongkok.
Jelang penutupan perdagangan sesi I, IHSG masih melanjutkan penguatannya di level 6.313,48.
Hal itu dipengaruhi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok yang sedang mereda.
Hal itu turut berkontribusi pada menguatnya Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) ke level 6.278,17 atau naik 63,66 poin (1,02%) pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (27/8).
Pada perdagangan hari ini, rupiah juga turut dibuka menguat di level 14.243 per dolar AS.
Selama 42 tahun berjalan, kapitalisasi pasar modal melonjak 2.600 kali lipat dari hanya Rp2,7 miliar pada 1977 menjadi Rp7.173 triliun pada 21 Agustus 2019.
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG masih melanjutkan pelemahannya bergerak ke level 6,259.81.
"Kendati sentimen positif dari dalam negeri minim, diperkirakan faktor eksternal tersebut bisa mendukung bagi IHSG ke zona hijau."
Sektor saham yang menguat dipimpin sektor aneka industri yang naik 1,18%, disusul sektor infrastruktur naik 0,92% dan sektor industri dasar menguat 0,80%.
Pada perdagangan hari ini, pergerakan IHSG dan rupiah masih akan didorong faktor eksternal.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved