Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBUKAAN Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini, Selasa (23/6), terlihat dibuka menguat. Saham berada di zona hijau sebanyak 0,09% atau 4 poin menuju 4923 poin pada pukul 09.15 pagi ini.
Namun, pengamat menilai pergerakan IHSG masih rentan dan diperkirakan akan mengalami pelemahan.
Sebelumnya, di penutupan IHSG kemarin (22/6), transaksi saham mengalami pelemahan sebesar 0,47% ke level 4.918,83.
Pada pembukaan perdagangan hari ini, kenaikan saham ini dengan frekuensi transaksi 95,38 dan volume transaksi Rp870 miliar. Adapun total saham yang diperdagangkan sebesar Rp5.712 triliun. Sementara itu, sebanyak 148 saham naik, 107 saham mengalami penurunan, dan 145 saham diam di tempat (stagnan).
Namun, berbanding terbalik dengan IHSG, kumpulan 45 saham unggulan (LQ45) justru bertengger di zona merah. Dengan pelemahan sebesar 0,17% atau menuju 759 poin.
Berdasarkan analisis dari M. Nafan Aji Gusta Utama menilai IHSG hari ini bergerak turun. Hal ini disebabkan adanya kekhawatiran investor akan terjadinya gelombang kedua (second wave) penyebaran virus covid-19.
"Ada potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke support terdekat," ujarnya melalui keterangan resmi yang Media Indonesia terima, Selasa (23/6).
Baca juga: 2021, Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 4,5%-5%
Nafan menjelaskan area support tersebut berada pada level antara 4.865 hingga 4.778. Sementara itu, area resistance ada pada rentang level antara 4.975 hingga 5.097.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), Estika Tata Tiara Tbk (BEEF), Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), Matahari Department Store Tbk (LPPF), Bukit Asam Tbk (PTBA), dan Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS). (A-2)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia diproyeksikan mengalami tekanan pada perdagangan Kamis seiring meningkatnya volatilitas harga minyak mentah di pasar global.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 12 Maret 2026, menunjukkan volatilitas tinggi di sesi pagi.
IHSG ditutup melemah 0,69% ke level 7.389 pada Rabu (11/3). Investor cenderung profit taking dan short-term trading jelang libur panjang Lebaran 2026.
IHSG hari ini Rabu (11/3/2026) dibuka menguat 43,86 poin ke level 7.484,77. Sentimen positif datang dari meredanya konflik Timur Tengah dan turunnya harga minyak.
IHSG ditutup menguat 1,41% ke level 7.440,91 pada 10 Maret 2026. Dipicu koreksi harga minyak global dan data penjualan ritel domestik yang melonjak 5,7%.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Selasa, 10 Maret 2026, dibuka menguat mengikuti pergerakan bursa global.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia diproyeksikan mengalami tekanan pada perdagangan Kamis seiring meningkatnya volatilitas harga minyak mentah di pasar global.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 12 Maret 2026, menunjukkan volatilitas tinggi di sesi pagi.
IHSG hari ini Rabu (11/3/2026) dibuka menguat 43,86 poin ke level 7.484,77. Sentimen positif datang dari meredanya konflik Timur Tengah dan turunnya harga minyak.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Selasa, 10 Maret 2026, dibuka menguat mengikuti pergerakan bursa global.
Industri startup Indonesia yang semakin kompetitif tidak selalu memberikan ruang bertahan bagi perusahaan teknologi finansial.
IHSG Kamis pagi (5/3/2026) dibuka menguat 118,29 poin ke level 7.695,35. Simak analisis teknikal, kurs Rupiah terbaru, dan rekomendasi saham pilihan di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved