Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Anugerah Mega Investama, Hans Kwee, memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan depan berpeluang menguat.
"IHSG kami perkirakan berpeluang menguat pekan depan dengan kecenderungan menguat di awal pekan dan berpeluang koreksi di akhir pekan," kata Hans kepada Media Indonesia, Minggu (14/6).
Dirinya menyebutkan IHSG pada pekan depan bergerak dengan support di level 4.800 sampai 4.712 dengan resisten pada level 4.969 sampai 5.139.
Adapun sentimen dalam negeri yang mempengaruhinya seperti kenaikan cadangan devisa memberikan indikasi aliran dana asing yang kembali ke pasar Indonesia.
"Selain itu, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi menjadi sentimen positif," ujar Hans.
Baca juga: Langsung Tancap Gas, Pertamina Kukuhkan 5 Subholding
Sementara sentimen luar negeri pasar keuangan dunia masih khawatir dengan gelombang dua lonjakan pasien covid-19. Aksi demontrasi protes atas kematian George Floyd memperparah karena berpotensi menaikan kasus infeksi korona baru ini.
Selain itu, akhir pekan pasar berhasil rebound dari tekanan ditandai naiknya saham perusahaan yang kinerjanya bergantung pada pembukaan kembali ekonomi berhasil menguat.
"Dengan harapan gelombang ke dua (covid-19) tidak akan parah dan janji tidak ada penutupan ekonomi lagi oleh Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS)," ungkapnya.
Hans mengatakan Bank Sentral AS akan mempertahankan suku bunga tidak berubah dan memperkirakan tidak akan melakukan kenaikan sampai tahun 2022 menjadi kabar baik bagi pasar negara berkembang termasuk Indonesia likuditas dollar AS akan sangat cair.
"Dan sentimen bank dunia yang menunjukan ekonomi masih akan menghadapi pertumbuhan negatif menjadi sentimen negatif bagi pasar karena menandakan potensi perlambatan laba korporasi," tandas Hans.
Sebelumnya IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan lalu ditutup menguat 0,53% di level 4.880,36 atau 25,61 poin, yang sempat mengalami pelemahan.
Sementara, saham-saham unggulan 45 atau indeks LQ45 sendiri berada di level 752,11 atau naik 0,91% atau 6,8 poin. (A-2)
IHSG hari ini (20/2/2026) ditutup melemah di posisi 8.271,77. Simak analisis dampak ketegangan AS-Iran di Timur Tengah terhadap pasar modal Indonesia.
IHSG Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Kamis, 19 Februari 2026, dibuka menguat seiring harapan pelaku pasar bahwa Bank Indonesia akan mempertahankan suku bunga acuannya.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pembukaan perdagangan Kamis, 19 Februari 2026, mencatatkan performa positif.
IHSG hari ini (18/2/2026) melonjak 1,19% ke level 8.310,23. Pasar optimis menanti hasil RDG Bank Indonesia dan rilis data kredit. Cek saham top gainers di sini.
IHSG hari ini, Rabu (18/2/2026), dibuka menguat 23,54 poin ke level 8.235,81 pasca-libur Imlek. Cek analisis dan sentimen pasar selengkapnya.
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan masih akan tertahan di area resistance 8.300 pada perdagangan pasca libur Imlek.
Perpanjangan tersebut merupakan kali kelima dan efektif berlaku mulai hari ini, Jumat (28/8) sampai 10 September mendatang.
"Sebelumnya ada 262 orang yang terjangkit covid-19. Sekarang tinggal 26 orang. Ada yang masih menunggu hasil swab test juga," jelas Bambang
Anies pun mencontohkan, di Korea Selatan saja tidak menutup bioskop meski di tengah pandemi.
Responden dari kelompok masyarakat sipil sebesar 60,6% menginginkan pemerintah menghentikan PSBB. Sementara, 43,4% responden dari kalangan elite meminta hal serupa.
Menggunakan kendaraan pribadi lebih aman ketimbang angkutan umum. Terlebih jika ada penumpukan di satu halte atau stasiun. Walhasil, jaga jarak menjadi sulit apabila ada kerumunan warga
Selama perpanjangan masa PSBB Transisi Fase 1 yang kedua yang mulai berlaku pada 17 Juli hingga kemarin ada 343 perusahaan yang disidak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved