Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan tertekan meski neraca perdagangan Mei 2020 tercatat surplus.
IHSG Senin sore ditutup melemah 64,02 poin atau 1,31% ke posisi 4.816,34. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 12,26 poin atau 1,63 persen menjadi 739,86.
"IHSG tertekan turunnya indeks saham global, sementara data ekspor-impor yang negatif memperburuk sentimen pasar hari ini," kata analis Foster Asset Management Riki Adi Saputra di Jakarta, Senin (15/6).
Badan Pusat Statistik (BPS) melansir neraca perdagangan Indonesia pada Mei 2020 mengalami surplus US$2,1 miliar, dengan nilai ekspor US$10,53 miliar dan impor US$8,44 miliar.
Kepala BPS Suhariyanto menilai surplus kali ini kurang menggembirakan karena ekspor turun dan impor turun lebih dalam.
Baca juga: Menkeu: Perubahan APBN Pemulihan Ekonomi Harus Cepat dan Tepat
Di sisi lain, saham empat bank milik negara yang berada di IHSG mengalami penurunan.
Pada pukul 13.52 WIB saham BBNI alami penurunan 200,00 poin atau 4,47% ke level 4.270,00. Sementara saham BMRI penurunan 160,00 poin atau 3,27% ke level 4.730,00.
Saham BBRI sendiri penurunan 100,00 poin atau 3,30% ke level 2.930,00. Dan BBTN penurunan 40,00 poin atau 3,56% ke level 1.085,00.
Pada penutupan IHSG hari ini sendiri keempat bank tersebut masih mengami penurunan. Pada pukul 15.14 WIB saham BBNI alami penurunan 270,00 poin atau 6,04% ke level 4.200,00.
Sementara saham BMRI penurunan 170,00 poin atau 3,48% ke level 4.720,00. BBRI sendiri penurunan 130,00 poin atau 4,29% ke level 2.900,00. Dan BBTN penurunan 65,00 poin atau 5,78% ke level 1.060,00.
Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menyebutkan investor masih berpandangan outlook sektor perbankan cukup negatif ditengah pemerintah menghujanin prekonomian dengan pelongaran kebijakan serta stimulus.
"Guna merangsang ekonomi bank Jangkar di buat guna merangsang UMKM untuk kembali produktif dengan pinjaman modal dari bank BUMN," kata Lanjar saat dihubungi, Senin (15/6).
"Tapi disisi lain tidak begitu menuntungkan dipihak perbankan," pungkasnya. (Ant/A-2)
IHSG ditutup melemah 157,66 poin atau 2,19% ke posisi 7.026,78. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 12,21 poin atau 1,68% ke posisi 714,58.
PASAR modal Indonesia mengalami pergerakan yang cukup dinamis dengan tingkat volatilitas cukup tinggi akibat tekanan geopolitik dan kondisi domestik dan global, ini kata Kepala Eksekutif OJK
IHSG pada pembukaan perdagangan Kamis (2/4/2026) dibuka melemah 31,33 poin. Simak analisis pergerakan bursa saham domestik hari ini.
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka perdagangan awal bulan, Rabu 1 April 2026, dengan performa impresif.
IHSG hari ini ditutup melemah dipicu tensi geopolitik AS-Iran dan inflasi domestik. Cek daftar saham top gainers, losers, dan analisis sektoral terbaru.
IHSG masih tertekan akibat konflik Timur Tengah dan risiko kenaikan harga minyak, namun berpotensi ditopang sektor komoditas dan stabilitas ekonomi domestik.
Tiongkok menjadi negara utama ekspor beberapa komoditas unggulan industri pengolahan seperti hasil olahan minyak kelapa sawit, hasil olahan nikel dan lainnya.
BPS melaporkan nilai impor Indonesia Januari 2026 mencapai US$21,20 miliar, naik 18,21% yoy, didorong kenaikan impor migas dan non-migas terutama bahan baku dan barang modal.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan sejalan dengan usulan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang meminta agar rencana impor 105 ribu unit mobil pikap dan truk dari India ditunda
AS menetapkan tarif global 10 persen saat kesepakatan nol bea masuk RI untuk sawit hingga semikonduktor belum berlaku dan masih menunggu ratifikasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved