Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
Kemarin, IHSG anjlok 6,58% dalam sehari, menyentuh level 5.136,81. Ini merupakan level terendah sejak penutupan perdagangan pada akhir Desember 2016 lalu.
Pembelian kembali saham oleh emiten atau perusahaan publik dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan, dilakukan dengan merelaksasi dua hal
Pada pembukaan perdagangan Senin (9/3) ini, IHSG terpantau mengalami penurunan 133,94 poin menjadi 5.364,6. Sentimen wabah virus korona (COVID-19) diperkirakan masih berlanjut.
Tercatat penurunan saham sebesar 0,36% atau 20.465 poin menuju 5629.671. Sementara itu, untuk 45 saham unggulan turut ikut bergerak ke zona merah sebesar 0,49% ke 918.024 poin.
Transaksi berjalan ramai dengan frekuensi mencapai 315.681 transaksi dengan jumlah saham yang diperjualbelikan mencapai 3,13 miliar lembar saham dengan nilai Rp3,08 triliun.
INDEKS harga saham gabungan (IHSG) melemah pada penutupan perdagangan, kemarin, setelah dua warga Indonesia dinyatakan positif terkena virus korona baru atau covid-19.
Wimboh menilai kondisi penurunan IHSG saat ini belum separah kondisi pada 2008 ketika IHSG anjlok hingga 10%.
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menilai wabah virus korona menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS anjlok.
Kurs tengah Bank Indonesia pada Jumat (28/2) menunjukkan rupiah melemah menjadi Rp14.234 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.018 per dolar AS.
Pergerakan IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan diprediksi masih tertekan aksi jual. Pada Jum'at (28/2) pagi, IHSG dibuka melemah 99,52 poin atau 1,8% ke posisi 5.436,17.
Indeks turun menembus level support di 5.500 ke 5.333. Penurunan ini mengekor pelahan yang terjadi di bursa utama dunia lainnya seperti Dow Jones yang turun 370 poin ke level 26.544.
Direktur Utama BEI (Bursa Efek Indonesia) Inarno Jayadi mengungkapkan ada ketakutan atau kepanikan dari pasar atas fenomena virus korona.
Pasar sempat menguat setelah Komisi Kesehatan Nasional China melaporkan tambahan kasus baru Virus COVID-19 dengan tren melamba
IHSG akhirnya ditutup anjlok 117,548 poin dari posisi 6.076 ke 5.940. Volume perdagangan tercatat mencapai Rp7,88 triliun dari 9,34 miliar lembar saham yang diperdagangkan
IHSG sendiri dibuka menguat 10,55 poin atau 0,17 persen ke posisi 6.244. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 2,89 poin
Pelaku pasar modal masih wait and see dalam menatap 2020.
Optimisme pasar dunia menguat setelah ada tanda positif dari perundingan dagang fase 1 Aemrika Serikat-Tiongkok.
"Desember adalah bulan yang bullish bagi IHSG karena mendapatkan katalis positif dari aksi window dressing dan santa claus rally. Apalagi penguatan IHSG ini telah terjadi sejak 29 November."
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan kemarin ditutup melemah dan menembus level di bawah 6.000.
Hingga pukul 10.30 WIB, IHSG bergerak di zona hijau dan menguat di level 6.228,05. Angka tersebut naik 20,86 poin atau 0,34% dari penutupan sebelumnya 6.207,19
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved