Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA perdagangan Senin (29/6), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,05% atau 2,2 poin pada level 4901.
Penurunan IHSG dengan frekuensi transaksi 515,2 dan volume transaksi 6,8 triliun. Adapun total saham yang diperdagangkan sebesar 5.691 triliun. Terlihat 155 saham naik, 252 saham menurun dan 151 saham stagnan.
Baca juga: Pembukaan IHSG Menguat 0,04 Persen
Hal serupa menimpa kumpulan 45 saham unggulan (LQ45), yang ikut bertengger di zona merah. Dengan pelemahan sebesar 0,09% atau menuju 759 poin.
Analis Binaartha Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta Utama, menilai sentimen negatif IHSG disebabkan minimnya data makroekonomi domestik. Berikut dari ekonomi negara maju, yang memberikan high positive impact terhadap market.
Selain itu, potensi gelombang kedua covid-19 juga berdampak negatif terhadap pasar. Investor alami kekhawatiran, yang mendorong penarikan saham di bursa.
Baca juga: Soal Penempatan Dana di Bank Himbara, Menkeu: Ada Dua Larangan
"Potensi terjadinya pelambatan pertumbuhan ekonomi global sangat terbuka lebar. Bahkan, ada kekhawatiran mengarah pada resesi," ujar Nafan saat dihubungi, Senin (29/6).
Kendati demikian, sektor keuangan terlihat menguat. Menurutnya, hal tersebut bisa mencegah pelemahan lanjutan IHSG. "Kenaikan sektor finance ini bisa terjadi berkat stimulus moneter. Bisa juga (karena) restrukturisasi kredit. Lalu, bisa juga terjadi kenaikan transaksi. Mengingat kita memasuki era new normal," jelasnya.(OL-11)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved