Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Kamis (9/7) ini. Pergerakan saham berada di zona merah dengan pelemahan 0,46%, atau 23 poin menuju 5052 poin.
Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji menilai kondisi itu disebabkan lonjakan kasus positif covid-19 di Indonesia. Sehingga, pasar menganggap adanya potensi gelombang kedua covid-19.
Padahal, IHSG dibuka menguat. Namun, pergerakan saham terpantau jatuh sekitar pukul 14.00 WIB. Pelemahan saham ini dengan frekuensi transaksi 735 dan volume transaksi 10,5 miliar.
Baca juga: Update Covid-19 per 9 Juli: Kasus Positif Bertambah 2.657 Orang
Adapun total saham yang diperdagangkan sebesar 5872 triliun. Sementara itu, 195 saham terpantau anjlok, 205 saham naik dan 175 saham stagnan.
Hal serupa menimpa kumpulan 45 saham unggulan (LQ45) yang bertengger di zona merah, dengan pelemahan sebesar 0,89% atau menuju 789 poin. Nafan menekankan hari ini tidak ada data makroekonomi positif dari domestik maupun global, yang memberikan sentimen positif terhadap IHSG.
“Tidak terdapat data makroekonomi domestik dan global yang memberikan high positive market impact,” ujar Nafan saat dihubungi, Kamis (9/7).
Situasi ini semakin diperburuk dengan peningkatan jumlah kasus positif covid-19 dalam skala mondial. Pelaku pasar cenderung mengambil aksi profit taking di tengah ancaman gelombang kedua covid-19.
Baca juga: Menkeu: Defisit APBN Semester I 2020 Tembus Rp257,8 Triliun
Berdasarkan rasio fibonacci, support dan resistance memiliki range 4975.54 hingga 5172.37. Indikator MACD telah membentuk pola golden cross di area positif. Kendati demikian, Stochastic telah membentuk pola dead cross pada area overbought.
“Di sisi lain, terlihat pola bearish pin bar yang mengindikasikan potensi koreksi wajar lanjutan pada pergerakan IHSG,” jelas Nafan. Sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, yaitu DMAS, INKP, LPKR, MAIN, dan MAPI.(OL-11)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved