Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Penyebaran Lambat, Virus Nipah Dinilai tidak akan Menjadi Pandemi

M Iqbal Al Machmudi
29/1/2026 20:12
Penyebaran Lambat, Virus Nipah Dinilai tidak akan Menjadi Pandemi
ilustrasi virus nipah.(Dok. Freepik)

GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi baru.

Salah satu faktor penyakit menjadi pandemi adalah penularan harus cepat dan mudah seperti SARS-CoV-2 dan beberapa penyakit lain yang melalui saluran pernafasan.

"Sementara virus Nipah yang menular melalui kontak fisik bukanlah yang paling cepat dan bukan yang paling mudah," kata Dominicus dalam konferensi pers secara daring, Kamis (29/1). 

Meski begitu pemerintah dan masyarakat juga tetap perlu waspada karena Nipah mungkin saja bisa menjadi wabah di tingkat lokal di satu kota kota, kabupaten, provinsi atau mungkin negara. 

"Tetapi tapi saya tidak mengatakan nol ya, enggak juga kita tetap harus waspada," ucapnya. 

Adapun cara penularan virus nipah seperti kontak langsung dengan hewan (termasuk melalui urin, air liur, darah, atau sekresi pernapasan) yang terinfeksi virus nipah.

Konsumsi daging mentah dari hewan yang terinfeksi atau produk makanan mentah yang telah terkontaminasi dengan cairan tubuh dari hewan terinfeksi seperti nira sawit atau buah yang terkontaminasi kelelawar buah yang terinfeksi.

"Kontak dengan orang yang terinfeksi atau cairannya seperti urin, atau darah. Penularan dari orang ke orang umumnya terjadi pada keluarga atau tenaga kesehatan yang merawat pasien terinfeksi," pungkasnya. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya