Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Waspada Virus Nipah, DPRD Jatim Desak Pemprov Perketat Pengawasan Pintu Masuk

Faishol Taselan
08/2/2026 14:26
Waspada Virus Nipah, DPRD Jatim Desak Pemprov Perketat Pengawasan Pintu Masuk
DPRD Jawa Timur mendesak Pemprov Jawa Timur memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk virus Nipah.(Freepik)

DPRD Jawa Timur mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penyebaran Virus Nipah (NiV).

Ketua Komisi E DPRD Jatim, Sri Untari Bisowarno, menegaskan kewaspadaan harus dibangun sejak dini meskipun hingga kini belum ada kasus konfirmasi Virus Nipah di Indonesia.

“Sejak mendapat informasi tentang Virus Nipah, saya langsung meminta Kepala Dinas Kesehatan menyiapkan langkah pencegahan serta skenario penanganan jika virus tersebut masuk ke Indonesia,” ujar Sri Untari di Surabaya, Minggu (8/2).

Ia menilai pengalaman pandemi Covid-19 menjadi pelajaran penting agar pemerintah tidak terlambat mengambil tindakan.

“Kita tidak boleh menunggu sampai ada kasus baru bertindak. Prinsip kehati-hatian wajib diterapkan sejak dini,” tegasnya.

Sri Untari juga mengingatkan Jawa Timur sebagai provinsi agraris memiliki tingkat kerentanan lebih tinggi karena intensitas interaksi manusia dengan ternak serta satwa liar, termasuk kelelawar buah yang dikenal sebagai reservoir alami virus.

Menurutnya, mitigasi harus berbasis data ilmiah, dengan memperkuat surveilans zoonosis, pemantauan hewan pembawa, serta meningkatkan kesiapan laboratorium kesehatan daerah.

Langkah ini dinilai krusial mengingat tingginya mobilitas masyarakat dan distribusi ternak di Jawa Timur yang berpotensi mempercepat penyebaran penyakit bila tidak diantisipasi.

Komisi E DPRD Jatim, lanjut Sri Untari, siap mengawal kebijakan dan dukungan anggaran untuk memperkuat kesiapsiagaan daerah.

Ia juga menekankan pentingnya penyusunan standar prosedur operasional (SOP) penanganan penyakit zoonotik di seluruh fasilitas kesehatan, serta sosialisasi intensif kepada masyarakat agar tidak terjebak hoaks maupun kepanikan berlebihan. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya