Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

KKP Batam Terapkan Pola Penanganan Covid-19 untuk Antisipasi Virus Nipah

Hendri Kremer
27/1/2026 19:19
KKP Batam Terapkan Pola Penanganan Covid-19 untuk Antisipasi Virus Nipah
Ilustrasi virus nipah.(Dok. Freepik)

KANTOR Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Batam menyatakan bahwa penanganan dan upaya antisipasi terhadap potensi masuknya virus Nipah dilakukan dengan pola yang sama seperti saat menangani pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan oleh Yenny, perwakilan KKP Kesehatan Pelabuhan Batam. Ia mengatakan pengalaman selama pandemi Covid-19 menjadi modal utama dalam membangun sistem kewaspadaan terhadap penyakit menular baru, termasuk virus Nipah.

“Secara prinsip, penanganannya hampir sama dengan Covid-19, mulai dari deteksi dini, surveilans, hingga pengawasan ketat di pintu masuk negara,” katanya kepada Media Indonesia, Selasa (27/1).

Menurutnya, KKP Batam memperketat pengawasan di pelabuhan dan bandara melalui pemeriksaan kesehatan pelaku perjalanan, pemantauan gejala, serta peningkatan kewaspadaan petugas kesehatan terhadap penyakit infeksi yang berpotensi menimbulkan wabah.

Selain itu, koordinasi lintas sektor dengan dinas kesehatan daerah, rumah sakit rujukan, dan fasilitas pelayanan kesehatan terus diperkuat untuk memastikan respons cepat apabila ditemukan kasus suspek.

Dia menegaskan hingga saat ini belum ditemukan kasus virus Nipah di Batam maupun di Indonesia. Namun, kewaspadaan tetap ditingkatkan mengingat mobilitas masyarakat yang tinggi dan posisi Batam sebagai wilayah perlintasan internasional.

“Langkah pencegahan dilakukan sebagai upaya mitigasi risiko, bukan karena sudah ada kasus,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala demam disertai gangguan pernapasan atau saraf.

Dengan kesiapsiagaan yang telah terbangun sejak pandemi Covid-19, KKP Batam optimistis mampu mengantisipasi potensi masuknya penyakit menular baru dan menjaga keamanan kesehatan masyarakat. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya