Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA Minyakita di tiga pasar tradisional Kota Batam terpantau stabil pada awal Maret 2026. Pantauan di Pasar Aviari Batu Aji, Pasar Mitra Raya Batam Center, dan Pasar Sagulung menunjukkan harga minyak goreng rakyat tersebut masih berada di kisaran Rp16.000 per liter.
Pantauan Media Indonesia, Selasa (3/3) malam, di Pasar Tiban, pedagang mengaku harga belum mengalami perubahan dalam beberapa pekan terakhir. “Pasokan dari distributor masih lancar. Selama ini belum ada kenaikan, jadi kami jual tetap di Rp16.000 per liter,” ujar Rahmat (28), salah seorang pedagang sembako.
Sementara itu, di Pasar Mitra Raya Batam Center, pedagang menyebut permintaan cenderung stabil. Menurut Lina (33) pedagang kebutuhan pokok, harga saat ini masih mengikuti pasokan yang masuk. “Kalau barang datangnya normal, harga juga stabil. Kami juga tidak berani ambil untung terlalu tinggi karena pembeli sensitif dengan harga,” katanya.
Hal serupa disampaikan pedagang di Pasar Sagulung. Yanto, pedagang minyak goreng curah, mengatakan hingga awal Maret stok masih aman dan belum ada tanda-tanda kelangkaan. “Biasanya kalau pasokan seret baru harga naik. Sekarang masih aman, jadi belum ada perubahan,” ujarnya.
Di sisi konsumen, harga Rp16.000 per liter dinilai masih cukup terjangkau. Rina (34), ibu rumah tangga di Batu Aji, mengatakan harga saat ini masih dalam batas wajar. “Yang penting jangan naik mendadak. Kalau stabil begini masih bisa diatur untuk belanja bulanan,” ujarnya.
Andi (41), pedagang gorengan di Sekupang yang rutin berbelanja di pasar tradisional, juga menilai harga tersebut masih bisa ditoleransi. “Kalau masih di angka segini, kami pedagang kecil masih bisa bertahan tanpa langsung menaikkan harga jual,” katanya.
Secara umum, baik pedagang maupun konsumen menilai harga Minyakita di tiga pasar tradisional Batam masih relatif stabil dan terjangkau. Mereka berharap distribusi tetap lancar agar tidak terjadi lonjakan harga yang dapat membebani masyarakat. (H-2)
Satgas memusatkan pemantauan di Pasar Inpres Manonda, Kecamatan Palu Barat.
Kabar gembira! Harga cabai rawit merah "terjun bebas" ke level Rp53.000-an pasca Nataru. Simak daftar harga pangan terbaru per 8 Januari 2026 di sini.
Harga bawang merah di Brebes yang sebelumnya Rp25 ribu/kg, turun menjadi Rp20 ribu/kg. Sedangkan harga cabai yang semula Rp15 ribu turun menjadi Rp10 ribu.
Harga cabai merah di Kecamatan Ketol Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh masih rendah usai bencana banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah tengah Aceh.
Pada Desember 2025 komoditas yang memberikan andil inflasi tertinggi yaitu cabai rawit sebesar 0,15 persen, daging ayam ras sebesar 0,08 persen, emas perhiasan sebesar 0,07 persen.
Gerakan Pangan Murah berlangsung pada 4–11 Maret 2026 di delapan titik kabupaten dan kota di Sulteng.
Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dijual Rp58.500 per kemasan lima kg atau sekitar Rp11.700 per kg, dengan kisaran harga Rp11.700–Rp12.300 per kg di lapangan.
Harga bahan pokok yang mengalami penurunan mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit merah, dari Rp110.000 menjadi Rp76.000 per kilogram.
Holding Perkebunan PTPN III melalui subholding PTPN IV PalmCo memastikan kesiapan pasokan minyak goreng nasional guna menjaga stabilitas harga selama Ramadan dan jelang Lebaran.
Harga daging sapi impor beku tercatat naik hingga Rp115.000 per kilogram. Selain itu, harga cabai rawit merah mencapai Rp80.000 per kilogram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved