Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA beras di tingkat konsumen hingga saat ini masih menunjukkan kondisi yang relatif stabil. Berdasarkan hasil pemantauan di Pasar TOS 3000, harga beras medium tercatat sebesar Rp13.300 per kilogram, sementara beras premium berada di angka Rp15.300 per kilogram. Harga tersebut masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Stabilnya harga beras ini turut berkontribusi terhadap terkendalinya laju inflasi di Kota Batam. Berdasarkan data terbaru, Batam mengalami deflasi sebesar 0,04 persen secara bulanan (month-to-month) dan deflasi 0,04 persen secara tahun berjalan (year-to-date). Sementara itu, inflasi tahunan (year-on-year) tercatat sebesar 2,74 persen, masih dalam rentang sasaran inflasi nasional.
Kepala Bidang Perdagangan, Wahyu Daryatin, mengatakan bahwa stabilitas harga beras tidak terlepas dari ketersediaan stok yang mencukupi serta distribusi yang berjalan lancar. Menurutnya, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan distributor dan pelaku usaha guna memastikan pasokan beras tetap aman di pasaran.
“Untuk komoditas beras, baik medium maupun premium, hingga saat ini masih dalam kondisi terkendali dan berada di bawah HET. Stok di pasaran juga cukup, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya, Selasa (10/2).
Meski demikian, Wahyu menegaskan bahwa pengawasan terhadap jalur distribusi beras tetap menjadi perhatian. Pemerintah daerah terus melakukan pendataan serta pengawasan distributor secara menyeluruh guna memastikan distribusi berjalan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan gangguan pasokan di pasaran.
Ia menyampaikan bahwa Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam secara rutin melakukan pengawasan untuk menjaga kelancaran distribusi, kualitas beras, serta stabilitas harga di tingkat konsumen.
Sementara itu, tekanan inflasi masih berasal dari sejumlah komoditas pangan lain. Berdasarkan pantauan harga, daging sapi impor beku tercatat naik hingga Rp115.000 per kilogram. Selain itu, harga cabai rawit merah mencapai Rp80.000 per kilogram, cabai merah keriting berada di kisaran Rp48.000 per kilogram, dan cabai hijau tercatat sebesar Rp32.000 per kilogram.
Di sisi lain, beberapa komoditas strategis lainnya terpantau relatif stabil. Minyak goreng curah dijual seharga Rp16.000 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan premium berada di angka Rp18.000 per liter. Untuk komoditas bawang putih, harga tercatat stabil di kisaran Rp24.000 per kilogram seiring pasokan yang masih mencukupi.
Ia menegaskan, pengendalian harga bahan pokok, khususnya komoditas pangan utama seperti beras, menjadi faktor penting dalam menjaga inflasi tetap terkendali dan melindungi daya beli masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan harga secara rutin serta siap mengambil langkah antisipatif apabila terjadi lonjakan harga yang signifikan,” tegasnya.(H-2)
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Harga cabai domba mencapai Rp80.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp60.000. Begitu juga cabai tanjung dari Rp30.000 menjadi Rp 45.000.
Kenaikan harga cabai rawit yang menembus harga eceran tertinggi menjadi penyumbang terbesar kenaikan indeks harga pangan daerah.
Harga cabai rawit dipatok Rp80 ribu, dari harga sepekan sebelumnya yang masih dalam kisaran Rp50 ribu.
Suplai daging sapi di dalam negeri saat ini masih didominasi dari sapi lokal. Sapi lokal disebut memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Indonesia antara 40% hingga 70%.
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Harga cabai domba mencapai Rp80.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp60.000. Begitu juga cabai tanjung dari Rp30.000 menjadi Rp 45.000.
Kenaikan harga cabai rawit yang menembus harga eceran tertinggi menjadi penyumbang terbesar kenaikan indeks harga pangan daerah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pasar Kanggraksan, Kota Cirebon, harga cabai rawit merah kini sudah mencapai Rp100 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram.
Harga cabai rawit naik hampir 100 persen dari sebelumnya Rp57 ribu per kilogram (kg) naik menjadi Rp85 ribu per kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved