Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Jelang Ramadan di Cirebon, Harga Cabai Rawit Merah Naik Tinggi

Nurul Hidayah    
09/2/2026 17:39
Jelang Ramadan di Cirebon, Harga Cabai Rawit Merah Naik Tinggi
Pedagang cabai di Pasar Kramat, Cirebon(MI/NURUL HIDAYAH)

HARGA pangan di pasar tradisional di Kota Cirebon alami kenaikan. Kenaikan tertinggi terjadi pada komoditas cabai rawit merah. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pasar Kanggraksan, Kota Cirebon, harga cabai rawit merah kini sudah mencapai Rp100 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram. Komoditas lainnya yang juga mengalami kenaikan yaitu ayam potong yang kini dijual Rp36 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya di kisaran Rp 31 ribu hingga Rp32 ribu per kilogram.  Ada pula telor ayam yang kini dijual Rp30 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 28 ribu hingga Rp 29 ribu per kilogram. 

Sedangkan untuk harga beras  masih stabil dan tidak mengalami kenaikan. Untuk harga beras medium dijual Rp15 ribu per kilogram dan untuk beras kualitas satu dijual Rp16 ribu hingga Rp17 ribu per kilogram. 

“Cabai rawit merah juara, naiknya cukup tinggi,” tutur Iis, 43, seorang pedagang sayuran di pasar tersebut, Senin (9/5).  Iis pun mengaku heran dengan kenaikan harga cabai rawit merah yang cukup tinggi. “Padahal dua hari lalu saya jual ke pelanggan harganya hanya Rp60 ribu per kilogram, tapi hari ini saya jual Rp100 ribu per kilogram. Pelanggan sudah pasti banyak yang protes, tapi mau bagaimana lagi, dari pemasoknya juga sudah naik harganya,” tutur Iis. 

Namun ada pula komoditas cabai yang tidak mengalami kenaikan yaitu cabai merah yang hingga kini masih stabil di harga Rp 40 ribu per kilogram. 

Sementara itu Saleh, 55, seorang pedagang telur di pasar yang sama mengungkapkan bahwa harga telur ayam sejak adanya program makan bergizi gratis (MBG) stabil di harga Rp28 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram. Namun Saleh pun mengungkapkan sejak sekitar tiga hari yang lalu harga telur ayam mencapai Rp30 ribu per kilogram. “Saya berharap sih harga telur ayam tidak naik lagi. Biar pelanggan saya tidak protes dan perputarannya pun cepat,” tuturnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya