Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA pangan di pasar tradisional di Kota Cirebon alami kenaikan. Kenaikan tertinggi terjadi pada komoditas cabai rawit merah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pasar Kanggraksan, Kota Cirebon, harga cabai rawit merah kini sudah mencapai Rp100 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram. Komoditas lainnya yang juga mengalami kenaikan yaitu ayam potong yang kini dijual Rp36 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya di kisaran Rp 31 ribu hingga Rp32 ribu per kilogram. Ada pula telor ayam yang kini dijual Rp30 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 28 ribu hingga Rp 29 ribu per kilogram.
Sedangkan untuk harga beras masih stabil dan tidak mengalami kenaikan. Untuk harga beras medium dijual Rp15 ribu per kilogram dan untuk beras kualitas satu dijual Rp16 ribu hingga Rp17 ribu per kilogram.
“Cabai rawit merah juara, naiknya cukup tinggi,” tutur Iis, 43, seorang pedagang sayuran di pasar tersebut, Senin (9/5). Iis pun mengaku heran dengan kenaikan harga cabai rawit merah yang cukup tinggi. “Padahal dua hari lalu saya jual ke pelanggan harganya hanya Rp60 ribu per kilogram, tapi hari ini saya jual Rp100 ribu per kilogram. Pelanggan sudah pasti banyak yang protes, tapi mau bagaimana lagi, dari pemasoknya juga sudah naik harganya,” tutur Iis.
Namun ada pula komoditas cabai yang tidak mengalami kenaikan yaitu cabai merah yang hingga kini masih stabil di harga Rp 40 ribu per kilogram.
Sementara itu Saleh, 55, seorang pedagang telur di pasar yang sama mengungkapkan bahwa harga telur ayam sejak adanya program makan bergizi gratis (MBG) stabil di harga Rp28 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram. Namun Saleh pun mengungkapkan sejak sekitar tiga hari yang lalu harga telur ayam mencapai Rp30 ribu per kilogram. “Saya berharap sih harga telur ayam tidak naik lagi. Biar pelanggan saya tidak protes dan perputarannya pun cepat,” tuturnya. (H-2)
Di Pasar Tiban Center, harga beras kemasan 5 kilogram masih dijual sekitar Rp85 ribu, kemasan 10 kilogram Rp155 ribu, dan kemasan 25 kilogram berkisar Rp350 ribu.
Kabar gembira! Kementan pastikan stok & harga telur ayam terkendali jelang idul fitri 2026. Intip langkah strategis pemerintah lindungi konsumen di sini.
Program penyediaan beras dengan subsidi harga ini pun akan berlanjut mulai Maret mendatang. Anggaran yang disiapkan untuk program SPHP beras tahun 2026 sejumlah Rp4,97 triliun.
Kenaikan harga daging ayam ras berada di kisaran Rp5.000–Rp6.000 per kilogram seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk menu berbuka puasa.
Harga bahan pokok yang mengalami penurunan mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit merah, dari Rp110.000 menjadi Rp76.000 per kilogram.
Program Bazar Murah dijadwalkan berlangsung mulai 2 hingga 6 Maret 2026 dan menyasar 15 kecamatan di Kota Bandung.
Di Pasar Tiban Center, harga beras kemasan 5 kilogram masih dijual sekitar Rp85 ribu, kemasan 10 kilogram Rp155 ribu, dan kemasan 25 kilogram berkisar Rp350 ribu.
Gabah tersebut tetap dibeli sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp6.500 per kilogram meski kualitasnya menurun akibat terendam lumpur.
Penyaluran beras SPHP ke Pasar Gedhe Klaten, dilakukan dua kali pengiriman. Pertama, pada Senin (23/2) 2.700 ton, dan penyaluran kedua, Jumat (27/2), sejumlah 2.000 ton.
Program penyediaan beras dengan subsidi harga ini pun akan berlanjut mulai Maret mendatang. Anggaran yang disiapkan untuk program SPHP beras tahun 2026 sejumlah Rp4,97 triliun.
Kenaikan harga daging ayam ras berada di kisaran Rp5.000–Rp6.000 per kilogram seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk menu berbuka puasa.
Harga bahan pokok yang mengalami penurunan mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit merah, dari Rp110.000 menjadi Rp76.000 per kilogram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved