Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Kemenkes Konfirmasi belum Ada Kasus Positif Virus Nipah di Indonesia

M Iqbal Al Machmudi
27/1/2026 14:47
Kemenkes Konfirmasi belum Ada Kasus Positif Virus Nipah di Indonesia
Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Widyawati.(Dok. Antara)

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) memastikan hingga saat ini belum ada laporan kasus Nipah di Indonesia. "Hingga saat ini belum dilaporkan adanya kasus konfirmasi penyakit virus Nipah di Indonesia," kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Widyawati, Selasa (27/1).

Untuk mencegah terjadinya penularan di Tanah Air, pemerintah melakukan berbagai upaya seperti memantau perkembangan situasi kejadian penyakit virus Nipah di India dan negara-negara lain, baik melalui kanal resmi dan/atau media monitoring.

Membuat notifikasi terkini/disease alert terkait kejadian penyakit virus Nipah di India pada kanal https://infeksiemerging.kemkes.go.id . "Meningkatkan pengawasan terhadap orang, barang, dan alat angkut yang secara langsung maupun tidak langsung dari negara atau daerah yang melaporkan adanya kasus penyakit virus Nipah," ujar dia.

Setiap pelaku perjalanan yang kembali ke Indonesia dari luar negeri wajib melapor pada aplikasi All Indonesia untuk menjaring pelaku perjalanan yang mengalami gejala dan berasal dari negara terjangkit, untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan/anamnesis lebih lanjut.

Kemudian meningkatkan pemantauan dan deteksi dini serta melaporkan kasus sesuai pedoman melalui laporan Event based surveillance Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) atau PHEOC dan Sistem Informasi Kekarantinaan Kesehatan (SINKARKES).

Meningkatkan pengamatan dan penemuan kasus di wilayah melalui SKDR dan surveilans sentinel penyakit infeksi emerging di Rumah Sakit.

Menyebarluaskan media KIE (FAQ, poster, dan pedoman terkait penyakit virus Nipah) yang dapat diakses pada kanal infeksi emerging kemkes.

Pemerintah juga akan melakukan deteksi dini di fasilitas pelayanan kesehatan terhadap seseorang yang mengalami gejala  mengarah ke pemyakit virus Nipah dan memenuhi salah satu faktor risiko seperti riwayat perjalanan dari India dalam 14 hari terakhir/memiliki riwayat kontak atau konsumsi dengan hewan terinfeksi/konsumsi nira atau aren mentah.

Berdasarkan pemantauan situasi di global dan WHO, hingga per 23 Januari 2026 telah dilaporkan sebanyak 2 kasus konfirmasi dan 3 suspek penyakit virus Nipah di West Bengal, India dan belum ada laporan kematian. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya