Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan pekan ini dengan cukup baik. Berdasarkan pantauan pada pukul 09.00 WIB, IHSG naik 0,59% atau 29,51 poin ke level 5.060,77.
Hasil ini cukup positif jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan pekan lalu, Jumat (10/7) di mana IHSG terkoreksi 0,43% atau 21,54 poin ke level 5.031,26.
Riset Valbury Sekuritas mengungkapkan bahwa penguatan IHSG pada perdagangan hari ini disebabkan oleh beberapa faktor baik dari dalam maupun luar negeri.
"Pertama saham AS pada perdagangan Jumat (10/07) menguat, dan ini menjadi sinyalemen positif bagi saham regional AS. Selain itu, sentimen positif pasar dari obat antivirus Gilead Sciences Inc, yang dipercaya dapat mengobati covid-19 juga menjadi salah satu faktor. Didukung pula dengan Indeks berjangka Wall Street yang menunjukan penguatan," tulis Valbury Sekuritas dilansir dari laman resmi, Senin (13/7).
Baca juga: LPS Harus Berkoordinasi dengan BI dan OJK
Meskipun demikian, Valbury Sekuritas menilai pergerakan IHSG pada hari ini juga akan diikuti oleh sentimen negatif, diantanranya ialah nilai tukar rupiah yang rawan melemah terhadap dolar AS dan meningkatnya jumlah kasus virus korona di dalam negeri dan di negara-negara lainnya di dunia.
Di lain pihak, Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama menilai, pergerakan indeks secara teknikal mengindikasikan adanya koreksi lanjutan, dan berpeluang menuju support terdekat.
Berdasarkan analisisnya, secara teknikal area support IHSG berada di rentang antara 4.975,54 hingga 4.865,27. Sementara, area resistance ada di rentang level antara 5.097,14 hingga 5.172,37. (A-2)
IHSG ditutup menguat 1,20% ke level 7.106 pada Selasa (17/3). Simak analisis pemicu reli bursa saham jelang libur panjang Nyepi dan Idul Fitri 2026 di sini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa 17 Maret 2026.
IHSG dibuka menguat tajam 1,57% ke level 7.132 pada perdagangan Selasa (17/3). Tercatat 646 saham menguat dengan nilai transaksi Rp1,4 triliun.
IHSG ditutup anjlok 1,61% ke level 7.022 pada Senin (16/3/2026). Investor khawatir defisit fiskal melebar di atas 3% akibat tensi geopolitik & harga minyak.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Senin dibuka melemah seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap situasi global.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan awal pekan, Senin (16/3), dibuka di zona merah.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa 17 Maret 2026.
IHSG dibuka menguat tajam 1,57% ke level 7.132 pada perdagangan Selasa (17/3). Tercatat 646 saham menguat dengan nilai transaksi Rp1,4 triliun.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Senin dibuka melemah seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap situasi global.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan awal pekan, Senin (16/3), dibuka di zona merah.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia diproyeksikan mengalami tekanan pada perdagangan Kamis seiring meningkatnya volatilitas harga minyak mentah di pasar global.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 12 Maret 2026, menunjukkan volatilitas tinggi di sesi pagi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved