Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Inflasi yang juga terus menurun sejak April 2020 perlu diwaspadai sebagai tanda sangat lemahnya daya beli masyarakat.
BPS mencatat deflasi September 2020 sebesar 0,05%. Dengan demikian terjadi deflasi selama triwulan III 2020 setelah pada Juli terjadi deflasi sebesar 0,10% dan Agustus 0,05%.
Ke depan, pemerintah terus mengupayakan peningkatan daya beli masyarakat. Pemerintah juga mengantisipasi adanya tekanan kepada harga komoditas yang memengaruhi inflasi.
Penanganan covid-19 menjadi kunci penting untuk mengembalikan keadaan. Selama angka penularan covid-19 masih tinggi, otomatis hal tersebut akan menyebabkan konsumsi mengalami stagnasi.
Sebelumnya, terjadi deflasi sebesar 0,10% pada Juli 2020. BPS menyebut berbagai negara menunjukkan deflasi, karena pandemi covid-19 menghantam aspek suplai dan permintaan.
BPS juga mencatat turunnya harga komoditas telah memicu terjadinya deflasi pada Juli 2020 sebesar 0,10%.
Berdasarkan survei di 90 kota IHK, terjadi deflasi di 61 kota dan inflasi di 29 kota. Perkembangan harga berbagai komoditas pada Juli 2020 secara umum menunjukkan penurunan.
"Di tahun sebelumnya, saat Ramadan dan lebaran akan jadi puncak inflasi dan turun setelahnya. Tapi tidak terjadi saat ini karena covid ini."
KEPALA Kantor Perwakilan BI Provinsi Lampung Budiharto Setyawan memaparkan, sumber deflasi April dipicu oleh penurunan harga kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan.
Defisit neraca perdagangan April 2020 dipengaruhi defisit pada neraca perdagangan nonmigas dan migas.
Sebenarnya deflasi tidak berdampak buruk terhadap perekonomian masyarakat dan tidak juga selalu berhubungan dengan daya beli masyarakat.
Pada April 2020, terjadi deflasi bahan pangan sebesar 0,13%.
Penyebab utama terjadinya deflasi 0,27% karena turunnya harga cabai merah yang menyumbang deflasi 0,19%.
Menurut Kepala BPS Suhariyanto, deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya indeks kelompok bahan makanan sebesar 1,97%.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved