Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Cuaca di seluruh Jawa Tengah masih akan diguyur hujan ringan-lebat Selasa (26/11). Hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir masih terjadi di belasan daerah.
Gelombang tinggi juga masih terjadi di perairan selatan maupun utara hingga mengakibatkan pelayaran kembali terganggu.
Cuaca ekstrem berpotensi terjadi antara lain di Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Karanganyar, dan Sragen.
Cuaca ekstrem di Jawa Tengah akibat aktifnya gelombang ekuatorial rossby yang mendukung aktivitas konvektif di utara dan barat Jawa Tengah.
Potensi cuaca ekstrem terjadi antara lain di daerah Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, dan Sukoharjo.
Cuaca ekstrem berpotensi di puluhan daerah di Jawa Tengah, sehingga BMKG meminta warga dan pemerintah daerah mewaspadai ancaman bencana hidrometeorologi.
BMKG kembali mengingatkan ancaman bencana hidrometeorologi dan banjir rob di sejumlah daerah di Jawa Tengah karena cuaca ekstrem.
Dampak cuaca ekstrem kawasan pegunungan dan dataran tinggi dan Jawa Tengah bagian selatan tersebut, menjadikan potensi bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor dan banjir.
Cuaca ekstrem berpotensi terjadi di Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukorejo, Wonogiri, Karanganyar dan Sragen.
Potensi cuaca ekstrem masih melanda sejumlah daerah di Jawa Tengah Jumat (15/11), BMKG kembali memperingatkan ancaman bencana hidrometeorologi.
BMKG Stadion Meteorologi Ahmad Yani Semarang mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang dapat mengakibatkan bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir, hingga hujan es.
Cuaca ekstrem di Jawa Tengah meluas dibandingkan sehari sebelumnya, waspadai ancaman bencana hidrometeorologi pada Minggu, 10 November 2024.
BMKG memperingatkan ancaman bencana hidrometeorologi di Jawa Tengah karena hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi terjadi di 28 daerah pada Sabtu 9 November 2024.
Cuaca ekstrem berpotensi terjadi di 10 daerah di Jawa Tengah yakni Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Kajen, Slawi, Magelang, Bumiayu dan Majenang.
BMKG kembali mengingatkan warga Jawa Tengah untuk mewaspadai ancaman bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin ribut.
BMKG memperkirakan hujan dengan intensitas ringan-lebat akan mengguyur seluruh daerah di kawasan pegunungan, dataran tinggi maupun rendah pada sore hingga malam.
Cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir terjadi di sebagian besar daerah Jawa Tengah.
BMKG mengingatkan warga di daerah Jawa Tengah yang dilanda cuaca ekstrem untuk waspada terhadap ancaman bencana hidrometeorologi.
Cuaca ekstrem di Jawa Tengah yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi kembali terjadi, Senin (28/10).
Banjir rob masih akan menjadi ancaman serius di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah terutama pada dini hari.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved