Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir kembali berpotensi di sebagian besar daerah di Jawa Tengah Rabu (20/11), bahkan banjir rob juga kembali datang di daerah sepanjang Pantura, warga diminta waspadai ancaman bencana hidrometeorologi yang semakin meningkat.
Pemantauan Media Indonesia Rabu (20/11) bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin ribut melanda sejumlah daerah sejak Selasa (19/11) sore seperti Kebumen, Purworejo, Wonosobo dan Kota Semarang serta sejumlah lainnya hingga mengakibatkan korban jiwa dan harta benda.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan ancaman bencana hidrometeorologi dan banjir rob di sejumlah daerah di Jawa Tengah, karena cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di puluhan daerah di provinsi ini sepanjang hari ini termasuk air laut pasang (rob).
"Pagi cerah berawan dan berawan, tapi memasuki siang, sore hingga awal malam cuaca buruk berpotensi melanda 26 daerah di Jawa Tengah, diminta warga waspada ancaman bencana hidrometeorologi masih tinggi," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Ferry Oktarisa.
Berdasarkan pengamatan satelit cuaca Rabu (20/11) pukul 05.30 WIB, ungkap Ferry Oktarisa, hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi terjadi di Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Purwodadi dan Blora.
Selain itu daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, lanjut Ferry Oktarisa, yakni Kudus, Jepara, Demak, Ungaran, Temanggung, Kajen, Slawi, Magelang, Surakarta, Salatiga, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa. "Sedangkan daerah lain di Jawa Tengah diperkirakan diguyur hujan ringan-sedang," tambahnya.
Masih berdasarkan pengamatan cuaca, menurut Ferry Oktarisa, angin bergerak dari barat laut ke timur dan sebagian bergerak timur laut ke selatan dengan kecepatan 3-25 kilometer per jam, suhu berkisar 19-33 derajat celcius dengan kelembaban udara 55-95 persen, sedangkan ketinggian gelombang di perairan utara 0,2-0,5 meter dan di perairan selatan 0,5-2,5 meter.
Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Retna Swasti Karini juga mengingatkan ancaman bencana banjir air laut pasang (rob) kembali merendam sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah mulai Rabu (20/11), bahkan potensi rob masih akan berlangsung hingga Selasa (26/11) mendatang.
"Banjir Rob diperkirakan Mukai datang pukul 01.00-04.00 WIB dengan ketinggian air 0,8-1,1 meter, diminta warga berada di pesisir untuk waspada dan siaga," ujar Retna Swasti Karini.
Dampak banjir rob mejabda pesisir Pantura Jawa Tengah, menurut Retna Swasti Karini, Ajan mengganggu aktivitas warga di pesisir seperti bongkar muat di pelabuhan, transportasi, budidaya perikanan darat, petani garam dan lainnya terutama di daerah langganan rob seperti Demak, Semarang dan Pekalongan. (H-2)
Potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, cukup merata di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jawa Tengah bagian timur, Pantura, dan Solo Raya.
POTENSI cuaca ekstrem merata di 33 daerah di Jawa Tengah, Rabu (4/2). Gelombang tinggi hingga 2,5 meter dan air laut pasang (rob) masih berlangsung di perairan.
Daerah berpotensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah pada Jumat 30 Januari Agus Triyono, tersebar di 18 lokasi.
Waspadai gelombang tinggi di perairan Jawa Tengah terutana saat kecepatan angin diatas 15 knot, karena berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
Gelombang tinggi berlangsung di perairan Jawa Tengah hingga 4 meter hingga berdampak mengganggu aktivitas pelayaran.
Cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 17 daerah, sehingga diminta warga untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi.
BMKG beri peringatan dini potensi hujan lebat di Sumatra Utara pada Rabu (18/2). Cek wilayah terdampak mulai dari Medan hingga Simalungun di sini.
BMKG peringatkan gelombang tinggi 1,25–2,5 meter di perairan Sumatera Utara 18–20 Feb 2026. Nelayan diminta waspada terhadap keselamatan pelayaran.
Berdasarkan analisis BBMKG Denpasar, monsun Asia diprakirakan masih akan memberikan pengaruh kuat disertai dengan terbentuknya pola pertemuan angin
Data BMKG selama 16 tahun terakhir (2010–2025) juga memperlihatkan tren peningkatan kejadian banjir dan tanah longsor yang sejalan dengan kenaikan suhu dan perubahan iklim.
Selanjutnya gelombang tinggi juga akan berlanjut ke arah Samudra Hindia selatan Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Prakirawan BMKG Cilacap, Adnan Dendy Mardika, mengatakan tinggi gelombang di wilayah tersebut berpotensi mencapai 2,5 hingga 4 meter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved