Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Senin, 30 Maret 2026. Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh terbentuknya tiga titik sirkulasi siklonik yang tersebar dari utara hingga timur wilayah Nusantara, memicu pertumbuhan awan hujan yang masif di berbagai daerah.
Berikut adalah prakiraan cuaca untuk kota-kota besar di Indonesia:
Berdasarkan analisis terkini, sirkulasi siklonik berpotensi terbentuk di tiga titik strategis, yakni Laut Cina Selatan, Laut Seram, dan Samudra Pasifik Utara Papua.
Kehadiran sistem-sistem ini membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) serta pertemuan angin (konfluensi) di sekitar pusat sirkulasinya.
Jalur konvergensi lainnya juga terpantau memanjang mulai dari Samudra Hindia barat Sumatera, wilayah Aceh, melintasi pesisir selatan Jawa Tengah hingga Jawa Timur, sebagian besar Kalimantan, Nusa Tenggara, hingga wilayah Papua.
Selain itu, daerah konfluensi diprakirakan terbentuk di perairan barat Aceh, pesisir timur Sumatera, pesisir selatan Kalimantan, hingga Laut Arafuru.
Seluruh kombinasi dinamika atmosfer ini secara signifikan meningkatkan suplai massa udara basah, yang mendukung potensi pertumbuhan awan hujan yang sangat masif di sepanjang jalur pertemuan maupun perlambatan angin tersebut.
Kombinasi fenomena atmosfer ini menyebabkan potensi cuaca yang cukup signifikan di berbagai wilayah Indonesia. BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di wilayah:
Pastikan untuk selalu memperbarui informasi cuaca terkini melalui website resmi www.bmkg.go.id, aplikasi Info BMKG, atau melalui akun media sosial resmi kami di @infobmkg.
Sumber: BMKG
Kecepatan angin tertinggi berpotensi terjadi di perairan utara Kabupaten Kepulauan Sangihe, perairan Kabupaten Kepulauan Talaud, serta Laut Maluku.
BMKG juga mencatat potensi hujan lebat dapat terjadi secara lokal, seperti di wilayah Pulosari, Kabupaten Pemalang, serta Bumijawa dan Bojong di Kabupaten Tegal.
BMKG peringatkan potensi cuaca ekstrem 30 Maret-2 April 2026. Hujan lebat dan angin kencang berisiko picu banjir dan longsor di sejumlah wilayah Indonesia.
DALAM empat hari ke depan, potensi gelombang tinggi diperkirakan melanda di sejumlah perairan laut Bali, mulai dari Selat Bali bagian Selatan, Selat Badung hingga Selat Lombok bagian Selatan.
BMKG mencatat peluang hujan di wilayah Kepri pada hari tersebut berada dalam kategori rendah hingga menengah (20–40 persen), dengan sebaran yang tidak merata.
Terjadi tanah longsor di 17 titik yang kemungkinan bertambah, terputusnya jalan penghubung antara Kampung Hegarwangi dan Kampung Tipar di Kampung Datar Jeruk.
BMKG peringatkan potensi cuaca ekstrem 30 Maret-2 April 2026. Hujan lebat dan angin kencang berisiko picu banjir dan longsor di sejumlah wilayah Indonesia.
BMKG peringatkan hujan lebat hingga angin kencang saat arus balik Lebaran 2026. Potensi cuaca ekstrem terjadi di banyak wilayah.
Kombinasi fenomena atmosfer ini memicu potensi cuaca yang cukup signifikan di beberapa titik di Indonesia. BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi Hujan
BMKG menjelaskan, dalam 24 jam ke depan siklon tersebut diprediksi bergerak ke arah barat menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 65 knot dan tekanan minimum 978 hPa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved