Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi melanda wilayah Indonesia pada Sabtu (17/1). Sejumlah wilayah besar, termasuk Jabodetabek, masuk dalam kategori Siaga akibat ancaman hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai angin kencang.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG mengungkapkan bahwa kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin di sepanjang Pulau Jawa hingga Bali.
Berdasarkan data prakiraan berbasis dampak (IBE), berikut adalah wilayah yang wajib meningkatkan kewaspadaan pada Sabtu, 17 Januari 2026:
Selain hujan lebat, BMKG juga memberikan peringatan khusus terkait potensi angin kencang yang diprediksi melanda wilayah Maluku, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara. Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi pohon tumbang dan kerusakan fasilitas umum akibat kencangnya hembusan angin.
"Kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem," tulis BMKG dalam keterangan resminya. Masyarakat diminta untuk rutin membersihkan saluran drainase dan menghindari aktivitas di dekat lereng perbukitan atau pohon besar saat hujan turun.
BMKG memperingatkan potensi dampak yang mungkin terjadi meliputi:
Masyarakat dapat terus memantau perkembangan cuaca secara real-time melalui aplikasi InfoBMKG atau kanal resmi media sosial BMKG untuk mendapatkan informasi terbaru per kecamatan.
(P-3)
Total korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi di tiga provinsi mencapai 1.198 orang, sementara korban hilang tercatat sebanyak 144 orang.
Bahkan banjir merendam sejumlah daerah tersebut, juga mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur seperti tanggul jebol, jalan l, jembatan hingga sejumlah perkantoran dan sekolah rusak
Kementerian Pertanian mulai bergerak memulihkan ribuan hektar lahan pertanian yang rusak akibat bencana hidrometeorologi di Sumatra Barat (Sumbar).
Di Indonesia, bencana jenis ini menyumbang lebih dari 90% dari total kejadian bencana setiap tahunnya.
Selain itu, perhatikan tanda alam seperti awan Cumulonimbus yang berbentuk seperti bunga kol berwarna gelap, yang seringkali menjadi penanda akan terjadinya hujan lebat disertai petir.
Cek prakiraan cuaca Jakarta hari ini 19 Januari 2026. BMKG beri peringatan dini potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta.
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
BMKG: gelombang tinggi disertai hujan badai masih berlangsung di perairan utara Jawa Tengah hingga Minggu (18/1) ini.
Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan akan hujan ringan. Namun, potensi hujan petir sudah mulai muncul sejak pagi menjelang siang.
Masyarakat tetap diminta waspada bencana banjir susulan seiring prediksi BMKG musim penghujan akan berlangsung hingga akhir Januari 2026 mendatang.
Pengaruh Siklon Tropis Nokaen serta bibit siklon tropis 97S diperkirakan akan memicu hujan di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam tiga hari ke depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved