Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah

Akhmad Safuan
28/2/2026 17:48
BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Selaib potensi cuaca ekstrem, gelombang tinggi dan rob kembali terligat di Pantai Ujungnegoro, Kabupaten Batang Sabtu (28/2) siang.(MI/Akhmad Safuan)

CUACA ekstrem berpotensi di 28 daerah, air laut pasang (rob) dan gelombang tinggi 4 meter kembali berlangsung di perairan Jawa Tengah Sabtu (28/2), berada di pegunungan maupun pesisir diminta waspada terhadap bencana hidrometeorologi.

Pada pagi cuaca di Jawa Tengah umumnya cerah dan berawan, namun memasuki siang, sore hingga awal malam cuaca dengan hujan ringan-sedang akan mengguyur secara merata l, bahkan cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 28 daerah.

Selain gelombang tinggi di perairan selatan mencapai 2,5-4 meter dan di perairan utara Jawa Tengah dengan ketinggian 1,25-2,5 meter, juga berlangsung air laut pasang (rob) dengan ketinggian maksimum 1 meter pada pukul 16.00-20.00 WIB, sehingga berdampak banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah.

"Awas, gelombang tinggi disertai hujan badai sangat berisiko terhadap aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang maupun angkutan barang dan orang," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Sediyanto Sabtu (28/2).

Air laut pasang (rob) terjadi di perairan utara, lanjut Sediyanto, selain mengakibat banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, juga akan mengganggu sejumlah aktivitas warga seperti transportasi, bongkar muat barang di pelabuhan, budidaya perikanan darat dan petani garam.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Farita Rachmawati mengatakan dinamika cuaca di Jawa Tengah mengalami perubahan cukup signifikan pada Sabtu (28/2) ini, karena perbedaan cuaca antara pagi dan siang menjadikan warga untuk waspada terhadap perubahan ini.

Menurut Farita Rachmawat hugan ringan-sedang pada siang-awal malam berpotensi berubah menjadi cuaca ekstrem di 28 daerah di Jawa Tengah  baik itu di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Solo Raya, Jawa Tengah bagian selatan dan Pantura, sehingga diminta warga waspada bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.

Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Surakarta, Salatiga Bumiayu, Majenang dan Ambarawa.

"Sedangkan daerah lainnya berpeluang diguyur hujan ringan-sedang, angin bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara 60-95 persen," ujar Farita Rachmawati. (AS)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya