Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem masih berpotensi di 18 daerah di Solo Raya dan Jawa Tengah di bagian selatan Jumat (30/1), dan air laut pasang (rob) di perairan utara Jawa Tengah,diminta warga untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi.
Pada pagi cuaca di Jawa Tengah pada umumnya berawan, namun sejumlah daerah berpeluang hujan ringan-sedang, memasuki siang, sore hingga malam intensitas hujan meningkat dan merata, bahkan cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 18 daerah di Solo Raya dan Jawa Tengah bagian selatan.
Gelombang tinggi di perairan Jawa Tengah mereda dengan ketinggian maksimum 2,5 meter, namun air laut pasang (rob) di perairan utara kembali meningkat dengan ketinggian maksimum 1 meter di ada pukul 17.00-21.00 WIB, sehingga berdampak banjir rob di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah dari mulai Brebes-Rembang.
"Waspadai bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor dan angin puting beliung terutama di Solo Raya dan Jawa Tengah bagian selatan sebagai dampak cuaca ekstrem tersebut," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Agus Triyono Jumat (30/1).
Daerah berpotensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah pada Jumat (30/2), menurut Agus Triyono, tersebar di 18 daerah yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen , Purworejo, Wonosobo, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Surakarta, Bumiayu dan Majenang.
Sedangkan daerah berada di Pantura Jawa Tengah, ungkap Agus Triyono, hanya diguyur hujan ringan-sedang sepanjang siang hingga awal malam, angin berhembus dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen.
Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Lessy Andari mengatakan meskipun gelombang tinggi di perairan utara dan selatan Jawa Tengah menurun dibandingkan sebelumnya, namun air laut pasang (rob) di perairan utara Jawa Tengah kembali meningkat, sehingga warga di sejumlah daerah di Pantura diminta untuk siaga.
"Selain mengganggu aktivitas warga seperti transportasi dan bongkar muat di pelabuhan, air laut pasang ini akan semakin menyulitkan banjir yang melanda di daerah Pantura sulit untuk turun," ujar Lessy Andari.
Berkat proses evolusi yang panjang, burung telah mengembangkan berbagai adaptasi luar biasa untuk bertahan di tengah kondisi yang keras.
BMKG mengeluarkan prakiraan cuaca periode 20–23 Februari 2026, mengingatkan masyarakat waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia
Cuaca ekstrem di 24 wilayah Jawa Tengah, termasuk hujan lebat, angin kencang, dan gelombang 1,25–2,5 meter di perairan utara-selatan. Waspadai potensi bencana hidrometeorologi.
BMKG Batam rilis prakiraan cuaca Kepri 18 Februari 2026. Waspada hujan petir di Bintan & Tanjungpinang serta gelombang laut hingga 2,1 meter.
Gandeng BMKG, PT KAI Pantau Cuaca Demi Keselamatan Perjalanan Kereta Api Masa Angkutan Lebaran 2026
Berdasarkan analisis BBMKG Denpasar, monsun Asia diprakirakan masih akan memberikan pengaruh kuat disertai dengan terbentuknya pola pertemuan angin
Potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, cukup merata di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jawa Tengah bagian timur, Pantura, dan Solo Raya.
POTENSI cuaca ekstrem merata di 33 daerah di Jawa Tengah, Rabu (4/2). Gelombang tinggi hingga 2,5 meter dan air laut pasang (rob) masih berlangsung di perairan.
Waspadai gelombang tinggi di perairan Jawa Tengah terutana saat kecepatan angin diatas 15 knot, karena berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
Gelombang tinggi berlangsung di perairan Jawa Tengah hingga 4 meter hingga berdampak mengganggu aktivitas pelayaran.
Cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 17 daerah, sehingga diminta warga untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved