Headline

Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Hari Ini 10 Maret 2026, Waspadai Cuaca Ekstrem di 24 Daerah 

Akhmad Safuan
10/3/2026 13:29
Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Hari Ini 10 Maret 2026, Waspadai Cuaca Ekstrem di 24 Daerah 
Ilustrasi.(Dok.MI)

PRAKIRAAN cuaca di Jawa Tengah hari ini 10 Maret 2026 berpotensi terjadi ekstrem masih berpotensi di 24 daerah. Warga di daerah Pantura, Solo Raya dan Jawa Tengah bagian tengah diminta waspada terhadap bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.

Pada pagi cuaca di Jawa Tengah, Selasa (10/3) berawan, namun memasuki siang, sore hingga awal malam hujan ringan-sedang mengguyur secara merata di Jawa Tengah. Bahkan cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 24 daerah Jawa Tengah hingga dapat berdampak bencana hidrometeorologi.

Meskipun air laut pasang (rob) mereda, namun gelombang tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan dan badai atau meningkat dari sebelumnya di perairan utara, demikian di perairan selatan dengan ketinggian yang sama, cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang maupun angkutan barang dan orang.

"Waspadai bencana hidrometeorologi, karena cuaca ekstrem masih berlangsung di 24 daerah di Jawa Tengah terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Ferry Oktarisa Selasa (10/3).

Daerah berpotensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, ungkap Ferry Oktarisa, yakni Purbalingga, Banjarnegara, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Surakarta, Bumiayu dan Majenang.

Sedangkan daerah lainnya di Jawa Tengah diguyur hujan ringan-sedang, menurut Ferry Oktarisa, angin bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara 60-95 persen. 

Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Shafira Tsanyfadhila mengatakan gelombang tinggi disertai hujan dan badai masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah pada Selasa (10/3), sehingga diminta agar warga beraktivitas di perairan tersebut untuk waspada.

"Awas, ketinggian gelombang mencapai 1,25-2,5 meter terutama saat kecepatan angin diatas 15 knot, cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran," ujar Shafira Tsanyfadhila.

Gelombang tinggi di perairan di Jawa Tengah tersebut, lanjut Shafira Tsanyfadhila, berlangsung cukup merata di perairan utara seperti Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak, Jepara, Karimunjawa dan Pati-Rembang, sedangkan di perairan selatan berlangsung mulai Cilacap hingga Purworejo. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya