Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Cuaca Jawa Tengah Hari Ini 4 Maret 2026, Potensi Ekstrem di 31 Daerah Akibat Bibit Siklon 90S

Akhmad Safuan
04/3/2026 10:16
Cuaca Jawa Tengah Hari Ini 4 Maret 2026, Potensi Ekstrem di 31 Daerah Akibat Bibit Siklon 90S
Cuaca berawan di Gunung Merbabu pada Rabu (4/3) pagi, tetapi memasuki siang, sore hingga malam cuaca ekstrem berpotensi di 31 daerah di Jawa Tengah(Akhmad Safuan/MI)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Jawa Tengah hari ini 4 Maret 2026 bahwa 31 daerah berpotensi dilanda cuaca ekstrem akibat siklon 90S.

Cuaca pagi  di Jawa Tengah umumnya berawan dan sejumlah daerah di Pantura berpeluang diguyur hujan ringan-sedang, pada siang, sore, hingga malam intensitas hujan meningkat dan merata di Jawa Tengah, bahkan 31:daerah berpotensi cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir.

Meskipun air laut pasang (rob) menurun dibandingkan sebelumnya dengan ketinggian maksimum 0, 9 meter, namun gelombang tinggi 2,5-4 meter masih berlangsung di perairan selatan dan ketinggian 1,25-2,5 meter di perairan utara awa Tengah, sehingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran terutama saat kecepatan angin diatas 15 knot.

"Waspadai bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung, sebagai dampak cuaca ekstrem berpotensi di 31 daersh di Jawa Tengah," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Agus Triyono Rabu (4/3).

Potensi cuaca ekstrem 31 daerah di Jawa Tengah, sambung Agus Triyono, tersebar merata di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Pantura, Solo Raya, Jawa Tengah bagian tengah serta selatan. Itu dipengaruhi adanya bibit siklon 90s di perairan selatan pulau Jawa mengakibatkan angin kencang dan gelombang tinggi.

Daerah berpotensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, ungkap Agus Triyono, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Temanggung, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Surakarta, Tegal, Bumiayu dan Majenang.

Sedangkan daerah lainnya di Jawa diguyur hujan ringan-sedang, menurut Agus Triyono, angin bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen.

Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Shafira Tsanyfadhila mengatakan gelombang tinggi disertai hujan badai masih berlangsung di perairan utara dan selatan, sehingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang maupun angkutan barang dan orang.

Meskipun air laut pasang (rob) pada pukul 18.00-21.00 WIB menurun dibandingkan sebelumnya, lanjut Shafira Tsanyfadhila, namun dampak banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah masih perlu diwaspadai. "Banjir tidak hanya merendam pemukiman di pesisir, tetapi juga mengganggu aktivitas warga," tambahnya. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya