Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG tinggi di perairan Jawa Tengah sudah mereda Selasa (10/2), tetapi cuaca ekstrem masih berpotensi di 29 daerah sehingga diperingatkan kepada warga untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi yang masih mengintai.
Cuaca pagi umumnya berawan, tetapi sejumlah daerah di Jawa Tengah bagian timur sudah diguyur hujan ringan-sedang, memasuki siang, sore hingga malam hujan ringan-sedang berpeluang mengguyur secara merata di Jawa Tengah, bahkan 29 daerah berpotensi cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir.
Gelombang tinggi di perairan utara dan selatan Jawa Tengah mereda berkisar 0,5-2,5 meter, namun air laut pasang (rob) di perairan utara kembali naik dengan ketinggian maksimum 0,9 meter pada pukul 16.00-20.00 WIB berdampak banjir di kawasan pesisir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah seperti Pekalongan, Kendal, Semarang, Demak, Jepara dan Pati.
"Tetap waspadai bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung, karena 29 daerah di Jawa Tengah masih berpotensi cuaca ekstrem," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Ferry Oktarisa Selasa (10/2).
Potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, lanjut Ferry Oktarisa, cukup merata di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jawa Tengah bagian timur, Pantura, Solo Raya dan sebagian Jawa Tengah bagian tengah, sehingga dapat berdampak terjadinya bencana hidrometeorologi tersebut.
Daerah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Ferry Oktarisa, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Surakarta, Salatiga, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa.
Selain itu daerah di Jawa Tengah diguyur hujan ringan-sedang, menurut Ferry Oktarisa, angin berhembus dari barat ke utara dengan kecepatan 10-25 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen.
Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Shafira Tsanyfadhila mengatakan meskipun gelombang di perairan utara Jawa Tengah menurun menjadi 0,5-1,25 meter, namun air laut pasang (rob) kembali naik sehingga dapat mengakibatkan banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah.
"Waspadai banjir akibat air laut pasang tersebut, katenavsrjunlah daerah yang masih dilanda banjir auan sulut untuk surut,"tambahnya. (H-2)
BMKG menyebut cuaca hari ini, Rabu, 25 Maret 2026 dan beberapa hari ke depan di sejumlah wilayah Indonesia diperkirakan akan mengalami peningkatan intensitas.
"Perubahan cuaca yang cepat juga perlu menjadi perhatian dalam merencanakan perjalanan darat, laut, dan udara, termasuk aktivitas luar ruang seperti ibadah dan wisata."
IDAI peringatkan risiko KLB Campak saat mudik 2026. Simak tips dr. Piprim Basarah agar anak tetap sehat dan daftar obat wajib di kotak P3K.
Hadapi cuaca panas ekstrem di Jakarta, Pemprov DKI imbau warga lakukan langkah pencegahan. Simak panduan kesehatan dan instruksi Gubernur Pramono Anung di sini.
Cuaca ekstrem di Jawa Tengah sudah mulai mereda pada Rabu (18/3), namun di banyak daerah masih berpeluang diguyur hujan ringan-sedang terutama di jalur mudik.
Libur Lebaran, DPRD DIY Ingatkan Kewaspadaan terhadap Potensi Cuaca Ekstrem
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 25 Maret 2026 yakni adanya potensi cuaca ekstrem berpotensi di 32 daerah. ini daftarnya
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 24 Maret 2026 yakni adanya potensi cuaca ekstrem di 23 daerah dan gelombang tinggi masih berlangsung di perairan Jawa Tengah
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 23 Maret 2026, cuaca ekstrem berpotensi terjadi di 22 daerah dan gelombang tinggi 1,25-2,5 meter berlangsung di perairan utara Jawa Tengah
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 22 Maret 2026, potensi cuaca ekstrem terjadi di 21 daerah. Warga yang sedang bepergian pada liburan lebaran diminta untuk waspada
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 17 Maret 2026 yakni adanya potensi cuaca ekstrem di 29 daerah.
PRAKIRAAN Cuaca Jawa Tengah pada 14-15 Maret 2026 yang diprediksi menjadi puncak arus mudik, masyarakat diminta waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dan angin kencang
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved