Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah 14-15 Maret 2026 : Waspadai Cuaca Ekstrem saat Puncak Arus Mudik

Akhmad Safuan
13/3/2026 13:27
Prakiraan Cuaca Jawa Tengah 14-15 Maret 2026 : Waspadai Cuaca Ekstrem saat Puncak Arus Mudik
Kepadatan arus lalulintas di jalur Pantura Pekalongan mulai pada seiring meningkatnya pemudik masuk Jawa Tengah Jumat (13/3)(Akhmad Safuan/MI)

PRAKIRAAN Cuaca Jawa Tengah pada 14-15 Maret 2026 yang diprediksi menjadi puncak arus mudik, masyarakat diminta waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir.

Meskipun hingga jelang siang 14 - 15 Maret 2026, cuaca di Jawa Tengah  diprakirakan cukup baik, namun puncak mudik gelombang pertama yang diperkirakan berlangsung Sabtu (14/3) dan Minggu (15/3) menurut Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sejumlah daerah di Jawa Tengah berpotensi diguyur hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir.

"Sejumlah daerah di Jawa Tengah berstatus waspada cuaca ekstrem pada 14-15 Maret 2926, bersamaan berlangsungnya puncak mudik gelombang pertama," kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Yoga Sembodo Jumat (13/3).

Daerah di Jawa Tengah berstatus waspada cuaca ekstrem pada dua hari itu, lanjut Yoga Sembodo, cukup mengganggu aktivitas warga terutama para pemudik yang sedang melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman, sehingga diminta waspada dan berhati-hati terutama saat berada di kawasan pegunungan, dataran tinggi dan daerah aliran sungai.

Berikut daerah di Jawa Tengah berstatus waspada cuaca ekstrem 14-15 Maret 2026 berdasarkan prediksi BMKG:

1. Sabtu (14/3) yakni Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Kabupaten Pekalongan dan Batang.
2. Minggu (15/3) yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Wonosobo, Kabupaten Magelang, Boyolali, Klaten, Kendal, Temanggung, Batang, Kabupaten Pekalongan, Pemalang, Kabupaten Tegal dan Brebes.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombes Artanto sebelumnya mengungkapkan puncak arus mudik lebaran tahun ini diperkirakan terjadi dua gelombang yakni pada 24-15 Maret 2026 dan 18-19 Maret 2026, sehingga kepolisian telah memetakan penanganan arus mudik dan balik Lebaran  ke dalam empat wilayah aglomerasi yakni  Banyumas, Wonosobo, Klaten, dan Semarang.

Selain itu, untuk pengamanan arus mudik lebaran, Polda Jawa Tengah mengerahkan total 28.980 personel, yang terdiri atas 22.680 personel Polri dari Polda Jateng dan Polres jajaran serta 6.300 personel gabungan dari berbagai instansi dan dinas terkait.

"Juga disiagakan di 219 pos pengamanan yang tersebar di Jawa Tengah," imbuhnya. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya